Karier
Mahasiswa

Kunjungi Unhas TV, Delegasi ICP 2026 Cerita Kekaguman pada Budaya Indonesia dan Makassar

Peserta ICP 2026 Asal Filipina Eunice Elaiza C Marbella. (Unhas TV / Aldrix Vern C. Saavedra)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Delegasi mancanegara peserta International Cultural Program atau ICP 2026 mengunjungi Unhas TV di Kampus Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian program pertukaran sosial dan budaya yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin.

Para peserta berasal dari berbagai negara. Mereka mengikuti kegiatan untuk mengenal budaya Indonesia, khususnya kekayaan budaya dan kehidupan maritim Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi berinteraksi dengan lingkungan Unhas TV sekaligus menyampaikan kesan mereka selama mengikuti program.

ICP 2026 merupakan program internasional yang mempertemukan delegasi muda dari berbagai negara. Selama delapan hari, peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan akademik, lokakarya, diskusi budaya, dan kunjungan lapangan.

Program ini dirancang untuk memperluas pemahaman lintas budaya serta memperkenalkan potensi maritim Sulawesi Selatan kepada peserta internasional.

Pada hari ketiga pelaksanaan program, para delegasi mengikuti sejumlah agenda. Kegiatan itu meliputi kuliah akademik, lokakarya, dan kunjungan lapangan sebagai bekal sebelum mereka menjalani pengalaman belajar langsung di kawasan maritim Kepulauan Selayar.

Peserta ICP 2026 asal Filipina, Eunice Elaiza C. Marbella, mengatakan program tersebut menjadi kesempatan penting untuk mengenal budaya di luar ruang sosialnya sendiri.

Ia menyebut pengalaman selama berada di Indonesia membuka wawasan peserta terhadap keberagaman budaya dan cara hidup masyarakat setempat.

“Menjadi peserta ICP adalah kesempatan bagi kami untuk terlibat, bukan hanya dengan budaya yang dekat dengan kami, tetapi juga budaya di luar ruang kami,” kata Eunice.

Eunice mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Indonesia. Ia juga menyebut makanan Indonesia sebagai salah satu pengalaman yang berkesan selama mengikuti program. Menurut dia, ICP tidak hanya memberi ruang belajar, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyenangkan bagi peserta.

Kesan positif juga disampaikan peserta asal Tiongkok, Wang Ruixuan. Ia menilai Indonesia memiliki banyak hal untuk dieksplorasi, terutama budaya dan kuliner. Menurut Wang, pertukaran budaya menjadi hal penting di tengah semakin terbukanya interaksi antarnegara.

“Indonesia menarik. Ada banyak hal untuk dieksplorasi. Pertukaran lintas budaya sekarang ada di mana-mana,” ujar Wang.

Para delegasi berharap pengalaman mengikuti ICP 2026 tidak hanya memperluas pengetahuan mereka tentang budaya Indonesia. Mereka juga berharap program ini menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya negara masing-masing kepada peserta lain.

Melalui ICP 2026, Universitas Hasanuddin memperkuat perannya sebagai jembatan kolaborasi dan pemahaman lintas budaya di tingkat internasional. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Unhas memperkenalkan kekayaan budaya dan maritim Sulawesi Selatan kepada dunia.

(Ezra A. Calibo / Aldrix Vern C. Saavedra / Unhas TV)