UNHAS.TV - Sudah setahun Kurikulum Merdeka diterapkan, termasuk di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Program ini diharapkan memberikan kebebasan belajar, pengembangan keterampilan, dan kesempatan lintas kampus. Namun, bagaimana penerapannya di lapangan? Berikut ini tanggapan dari akademisi dan mahasiswa Unhas, apakah kurikulum tersebut layak dilanjutkan atau cukup? Dalam video ini, Dosen Sastra Indonesia Unhas, Rismayanti, S.S., M.Hum., dan mahasiswa Pertanian, Andi Lukmanul Hakim, berbagi pendapat mereka tentang kelebihan, tantangan, dan evaluasi Kurikulum Merdeka. Simak perspektif menarik dari akademisi dan mahasiswa terkait program ini!
Pendidikan
Kurikulum Merdeka di Mata Akademisi dan Mahasiswa, Lanjut atau Cukup?
Baca Artikel Terkait :
Pendidikan
Kedutaan Besar Prancis Sosialisasi Beasiswa LPDP-France di Unhas
by Arif Fuddin Usman
31 Januari, 2025
Pendidikan
SPPG Hadir di Unhas, Dapur MBG Jadi Simpul Riset dan Layanan Gizi Berbasis Kampus
by Arif Fuddin Usman
29 Maret, 2026
Pendidikan
Menuju Kampus Inklusif, Pusdis Unhas Bekali 351 Calon Relawan Teman Difabel
by Arif Fuddin Usman
04 Oktober, 2026
Baca Artikel Lainnya :
Polhum
Andi Seto Cawalkot Makassar Ungkap Keinginan Kuliah di Unhas
by Fitriansyah Adisurya
07 Oktober, 2024



-300x169.webp)



