DALLAS, UNHAS.TV - Lamine Yamal memenangi duel dua bintang melawan Kylian Mbappe ketika Spanyol menyingkirkan Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026).
Namun kontribusi terbesar pemain sayap Barcelona itu justru bermula dari sebuah kejadian yang nyaris tidak ia sadari: pelanggaran Lucas Digne yang menghasilkan penalti pembuka bagi La Furia Roja.
Yamal berada di dalam kotak penalti ketika Digne berusaha membuang umpan silang Marc Cucurella. Bola lebih dulu mengenai tubuh Yamal, sebelum kaki Digne menghantam paha sang pemain muda. Wasit menunjuk titik putih. Mikel Oyarzabal mengeksekusi penalti dan membawa Spanyol unggul.
Insiden tersebut menjadi titik balik pertandingan. Yamal tidak tampil dominan sepanjang laga, tetapi keberadaannya di sisi kanan pertahanan Prancis terus memaksa Digne dan Bradley Barcola bekerja lebih keras.
Di sisi lain, Kylian Mbappe gagal memberikan pengaruh serupa bagi Prancis hingga kemudian bek Pedro Porro mencetak gol kedua Spanyol.
Pertandingan itu digambarkan sebagai pertemuan dua generasi bintang sepak bola. Mbappe pernah mengumumkan dirinya kepada dunia pada Piala Dunia 2018.
Saat berusia 19 tahun, ia mencetak dua gol dalam kemenangan Prancis 4-3 atas Argentina yang diperkuat Lionel Messi pada babak 16 besar.
Yamal, yang baru berusia 19 tahun sehari sebelum pertandingan, tidak menghasilkan penampilan spektakuler seperti Mbappe delapan tahun lalu.
Namun pemain muda Spanyol tersebut tetap berada di pihak pemenang. Bagi pelatih Luis de la Fuente dan timnya, kemenangan sebagai sebuah kesatuan lebih penting dibandingkan pertunjukan individu.
Yamal mengawali pertandingan dengan menghadapi tekanan fisik. Adrien Rabiot dua kali mengalahkannya dalam duel badan pada delapan menit pertama.
Rabiot kemudian menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Dani Olmo, keputusan yang memberi sedikit keleluasaan bagi Yamal untuk bergerak.
Pada fase awal, Yamal tidak banyak menerima bola. Ketika mendapatkannya, ia lebih sering menjaga penguasaan dan mengalirkan umpan ke tengah dibandingkan mencoba melewati lawan.
Upaya pertamanya terlihat ketika ia berlari melewati Barcola, lalu mengirim umpan silang ke tiang jauh. Tidak ada pemain Spanyol yang menyambut bola tersebut.
Kontribusi penentunya datang melalui penalti. Yamal sebenarnya membelakangi Digne yang sedang berusaha menghalau bola.
Bek Prancis itu tidak melihat Yamal masuk ke lintasan tendangannya dan terlambat menarik kaki. Meski terjadi tanpa rancangan khusus, posisi Yamal di area berbahaya membuat Spanyol memperoleh keuntungan. Yakni penalti.

Statistik Lamine Yamal di laga semifinal Piala Dunia vs Prancis. (The Sun)
Tujuh menit sebelum turun minum, Yamal memperlihatkan kualitas terbaiknya. Ia melakukan kombinasi satu-dua dengan Olmo, lalu mengirim bola kepada Fabian Ruiz di depan gawang. Dayot Upamecano melakukan intervensi penting untuk menggagalkan peluang tersebut.
Yamal sempat berjalan terpincang-pincang pada awal babak kedua setelah kakinya terkena tekel Bradley Barcola.
Namun tidak lama kemudian, ia melewati Digne dan memulai serangan balik yang kembali dihentikan Barcola. Pada menit berikutnya, Yamal berhasil mencetak gol, tetapi dianulir karena berada sedikit dalam posisi offside.
Permainannya semakin percaya diri setelah Spanyol unggul dua gol. Yamal sempat mengirim umpan tumit kepada Porro.
Pelatih Prancis Didier Deschamps kemudian menarik Digne dan memasukkan Theo Hernandez, yang memiliki kekuatan fisik serta kecepatan lebih baik.
Masuknya Hernandez membatasi pergerakan Yamal. Pemain Barcelona itu tidak lagi memperoleh banyak ruang untuk menyerang. Ia bahkan beruntung tidak menerima kartu kuning setelah menjatuhkan Mbappe.
Menjelang akhir pertandingan, Yamal kembali melakukan pelanggaran yang menghasilkan tendangan bebas, tetapi Mbappe gagal mengeksekusinya dengan sempurna setelah melewati mistar.
Mbappe sebenarnya terlihat lebih aktif pada menit-menit awal. Ia memaksa kiper Unai Simon melakukan sapuan buruk, lalu turun ke tengah untuk membantu pembangunan serangan. Mbappe juga sempat berputar melewati Rodri dan memancing Fabian Ruiz mengejarnya.

Statistik Kylian Mbappe di laga semifinal Piala Dunia vs Prancis. (The Sun)
Pergerakan Mbappe ikut membuka ruang bagi Barcola untuk melewati Porro. Ketika Ousmane Dembele mengirim umpan terobosan, Mbappe mampu melepaskan diri dari Pau Cubarsi. Namun Porro kembali dan mencuri bola sebelum penyerang Prancis itu melepaskan tembakan.
Setelah gol penalti Oyarzabal, pengaruh Mbappe menghilang. Garis pertahanan tinggi Spanyol berkali-kali membuatnya terjebak offside. Saat berhasil meloloskan diri menjelang akhir babak pertama, Simon bergerak cepat keluar dari kotak penalti untuk membuang bola.
Kesulitan Mbappe terlihat ketika ia terlambat menyambut umpan silang Jules Kounde. Prancis juga gagal mengalirkan bola ke wilayah yang memungkinkan kaptennya menyerang pertahanan Spanyol secara langsung.
Mbappe tetap sepi pada awal babak kedua. Sekali memperoleh ruang di sekitar kotak penalti, ia segera kehilangan bola. Ketika Porro membawa Spanyol unggul 2-0, Mbappe berdiri di titik tengah dan meminta rekan-rekannya meningkatkan tempo.
Ia kemudian berusaha mengambil alih permainan. Mbappe melewati Porro, tetapi sudut tembaknya terlalu sempit sehingga Simon dapat menepis bola di tiang dekat. Dalam kesempatan berikutnya, tendangannya dibelokkan Cucurella menjadi sepak pojok.
Mbappe terus mencoba menembus pertahanan Spanyol, tetapi Yamal menghentikan salah satu pergerakannya dengan pelanggaran keras. Simon juga beberapa kali meninggalkan kotak penalti untuk memotong bola sebelum Mbappe mendapat kesempatan menembak.
Frustrasi kapten Prancis memuncak ketika ia terlambat menekel Simon dan menerima kartu kuning. Tendangan bebas pada penghujung laga melambung, sedangkan Cucurella kembali menutup ruang tembaknya.
Yamal akhirnya memperoleh nilai lebih tinggi karena membantu Spanyol mengendalikan sisi lapangan dan memenangkan duel yang berujung penalti.
Mbappe, yang memasuki pertandingan dengan catatan 20 gol dari 20 laga Piala Dunia, gagal menambah koleksinya. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri ambisi Prancis mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. (*)
KALAH BERSINAR - Kylian Mbappe kalah bersinar dibandingkan Lamine Yamal dalam duel antar-bintang saat Prancis takluk dari Spanyol, Rabu (15/7/2026). (Screenshot The Sun)




-300x187.webp)



