MAKASSAR, UNHAS.TV - Rumah Sakit Mata Kementerian Kesehatan Makassar bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar membuka layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis dalam kegiatan Car Free Day di Kampus Unhas, Tamalanrea, Minggu (20/9/2026).
Layanan tersebut menjadi upaya mendekatkan pemeriksaan sekaligus edukasi kesehatan mata kepada masyarakat. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan itu untuk memeriksakan kondisi penglihatan, termasuk mereka yang selama ini mengalami keluhan mata.
Pelaksana Tugas Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Mata Makassar, Dr dr Purnamanita Syawal SpM MARS, mengatakan pemeriksaan dilakukan melalui beberapa tahapan. Warga terlebih dahulu melakukan pendaftaran dengan menunjukkan kartu tanda penduduk.
Setelah registrasi, petugas memeriksa ketajaman penglihatan jarak jauh untuk mata kanan dan kiri. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan refraktometri untuk menentukan ukuran lensa kacamata yang dibutuhkan.
.webp)
PERIKSA MATA - Warga mengikuti pemeriksaan mata gratis yang digelar Rumah Sakit Mata Kemenkes Makassar bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar di Unhas, Minggu (20/9/2026). Mereka mendapat pemeriksaan refraksi, kacamata, dan edukasi kesehatan mata. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)
“Hari ini kami mengikuti Car Free Day untuk memberikan pelayanan kesehatan mata dan memberikan kacamata gratis. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota,” kata Purnamanita.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi petugas untuk memberikan rekomendasi koreksi penglihatan. Warga kemudian diminta mencoba kacamata untuk memastikan kenyamanan dan kecocokan lensa.
Namun, tidak semua gangguan penglihatan dapat ditangani melalui layanan pemeriksaan tersebut. Purnamanita mengatakan warga dengan hasil pemeriksaan tertentu, seperti minus atau silinder yang terlalu tinggi, akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih lengkap di Rumah Sakit Mata Makassar.
Menurut dia, keterbatasan pilihan lensa dalam kegiatan lapangan menjadi salah satu pertimbangannya. Pemeriksaan lanjutan juga diperlukan agar kondisi mata pasien dapat diketahui secara lebih terperinci.
Purnamanita menjelaskan layanan skrining mata pada dasarnya dapat diberikan secara gratis ketika Rumah Sakit Mata Makassar terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat. Adapun pemberian kacamata gratis biasanya dilakukan melalui kerja sama dengan pihak pendukung atau donatur.
“Untuk pemeriksaan screening seperti ini sebenarnya gratis. Kalau pemberian kacamata gratis, biasanya kami bekerja sama dengan donatur. Hari ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota,” ujarnya.

Plt Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Mata Makassar, Dr dr Purnamanita Syawal SpM MARS. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)
Antusiasme masyarakat terlihat dari warga yang datang dan mengikuti tahapan pemeriksaan. Kehadiran pelayanan kesehatan di kawasan Car Free Day dinilai dapat mempermudah masyarakat mengakses pemeriksaan tanpa harus terlebih dahulu mendatangi fasilitas kesehatan.
Selain pemeriksaan dan pemberian kacamata, petugas memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan mata, terutama bagi masyarakat yang kerap menggunakan mata dalam waktu lama untuk membaca ataupun menatap layar perangkat elektronik.
Purnamanita mengenalkan metode 20-20-20 untuk membantu mengurangi kelelahan mata. Metode tersebut dilakukan dengan mengistirahatkan mata setiap 20 menit selama 20 detik, kemudian melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar enam meter.
“Setiap 20 menit menggunakan mata, beristirahat selama 20 detik dan melihat ke kejauhan sejauh 20 kaki atau enam meter,” kata dia.
Menurut Purnamanita, metode tersebut dapat diterapkan baik oleh orang yang menggunakan kacamata maupun mereka yang memiliki penglihatan normal.
Jika berada di dalam ruangan dan tidak memungkinkan melihat objek sejauh enam meter, mata dapat diistirahatkan dengan menutupnya sekitar 20 detik.
Kebiasaan sederhana itu dinilai penting di tengah tingginya penggunaan telepon seluler, komputer, dan perangkat digital yang membuat mata bekerja dalam jarak dekat untuk waktu yang panjang.
Melalui kegiatan di Car Free Day Unhas, masyarakat tidak hanya memperoleh akses pemeriksaan dan bantuan kacamata, tetapi juga mendapat pemahaman tentang pentingnya menjaga fungsi penglihatan sejak dini.
Rumah Sakit Mata Makassar juga menjadwalkan layanan serupa pada Oktober mendatang bertepatan dengan peringatan World Sight Day atau Hari Penglihatan Sedunia.
Kegiatan lanjutan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan serta meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan mata sebelum gangguan penglihatan menjadi lebih berat.
(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)
PERIKSA MATA - Warga mengikuti pemeriksaan mata gratis yang digelar Rumah Sakit Mata Kemenkes Makassar bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar di Unhas, Minggu (20/9/2026). Mereka mendapat pemeriksaan refraksi, kacamata, dan edukasi kesehatan mata. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)








