Budaya

Lorong Keheningan Abadi, Novel Romansa karya Penulis Makassar

MAKASSAR, UNHAS.TV - Novel romansa berjudul "Lorong Keheningan Abadi" karya Indah Hney Gieska, Muhammad Akbar Akhmad, dan Prof Dr Rohana SPd MPd resmi diluncurkan melalui kegiatan bertajuk "Grand Launching Buku 'Lorong Keheningan Abadi' dan Webinar Inspiratif Seputar Penerbitan", Minggu (23/02/2025).

Peluncuran novel setebal 434 halaman terbitan Penerbit Yayasan Pendidikan Transformasi Teknologi (YPTRANS Teknologi) ini berlangsung secara daring dan diikuti lebih dari 100 peserta. Acara dibuka oleh Direktur YPTrans Teknologi, Prof Dr Rohana.

Indah sebagai penulis utama membagikan kisah di balik penulisan novel. Ia banyak berbicara mengenai inspirasi, tantangan, dan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Juga tentang kepiluan dan rindu yang menyelimuti karakter utama Angga Anggasta dan Ainun Paricanara.

"Menurut saya novel Lorong Keheningan Abadi ini sangat luar biasa, memiliki tema yang mendalam dan filosofi, dan yang membuat kita terkejut apabila kita melihat latar belakang penulis yang masih generasi Z," ujar pembedah buku, Supratman SS MSc PhD. 

"Novel ini mampu ditulis dengan gaya bernuansa puitis bernilai sastra yang sangat kuat, meskipun begitu penulis berhasil menyampaikan kisah ini yang tidak hanya menghibur tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama," lanjutnya.

Pada sesi webinar, tema yang dibahas seputar dunia penerbitan, termasuk proses mendapatkan ISBN, penjelasan lengkap tentang pentingnya ISBN dan langkah-langkah memperolehnya. 

Tampil sebagai pembicara, Dr Ahmad Jamalong (penulis buku terlaris Pendidikan Kewarganegaraan), Nur Hasbullah (penyunting bahasa Penerbit YPTRANS Teknologi), dan dan Muhammad Akbar Akhmad SPd (penulis Lorong Keheningan Abadi. 

Mereka membagikan pengalaman dan ilmu berharga yang sangat bermanfaat bagi peserta, terutama calon penulis yang ingin terjun ke dunia penerbitan.

Salah satu peserta, Mochamad Rifqi Nurhan, mengaku senang bisa ikut di kegiatan itu karena memberi banyak ilham dan wawasan baru tentang perjalanan menulis dan menerbitkan buku. 

"Para pembicara sangat berpengalaman, dan materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama bagi penulis pemula. Semoga acara seperti ini terus diadakan agar semakin banyak orang termotivasi untuk berkarya," ujarnya.

Ia mengharapkan kegiatan serupa kembali diadakan namun disertai dengan sesi praktik langsung atau workshop untuk meningkatkan keterampilan menulis peserta.(*)