MAKASSAR, UNHAS.TV - Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi memerlukan dukungan tenaga asesor yang profesional dan memiliki kemampuan penilaian sesuai standar.
Keberadaan asesor menjadi bagian penting dalam memastikan kompetensi seseorang dapat diuji secara objektif, terukur, dan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Sebagai upaya memperkuat kapasitas tersebut, Pusat Sertifikasi Profesi atau Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Hasanuddin (LSP Unhas) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Batch IX Tahun 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Aston Makassar Hotel & Convention Center, pada 13–17 Oktober 2026, melibatkan 24 peserta dari tiga fakultas di lingkungan Unhas.
Pelatihan ini menjadi langkah LSP Unhas dalam menyiapkan calon asesor yang memiliki kemampuan metodologis untuk melaksanakan uji kompetensi.
Penguatan kapasitas tersebut juga diperlukan seiring dengan pengembangan skema sertifikasi yang membutuhkan dukungan tenaga asesor sesuai bidang keahlian masing-masing.
Kepala Pusat Sertifikasi Profesi/LSP Unhas, Ir Mukti Ali ST MT PhD IPU ASEAN Eng menjelaskan bahwa peningkatan jumlah dan kapasitas asesor menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan layanan sertifikasi kompetensi di Universitas Hasanuddin.

Kepala Pusat Sertifikasi Profesi - LSP Unhas, Ir Mukti Ali ST MT PhD IPU ASEAN Eng. (Unhas TV/Mustika Syaharuddin)
“Kegiatan pelatihan asesor dan uji kompetensi ini bertujuan untuk menambah jumlah asesor yang kita miliki di Unhas. Selain itu, untuk memastikan bahwa teman-teman asesor ini memiliki kemampuan dan kapabilitas secara metodologis untuk melaksanakan uji kompetensi nantinya di LSP Unhas,” jelas Mukti Ali.
Sebanyak 24 peserta dalam pelatihan angkatan kesembilan ini berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, serta Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Jumlah tersebut merupakan kapasitas maksimal peserta dalam satu kelas pelatihan asesor kompetensi.
Mukti Ali menerangkan bahwa penambahan calon asesor diperlukan untuk mendukung pengembangan skema sertifikasi yang terus dilakukan LSP Unhas.
Semakin banyak skema yang tersedia, semakin besar pula kebutuhan terhadap tenaga asesor yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang pengujian.
Berdasarkan data yang dipaparkan, pengembangan skema sertifikasi LSP Unhas menunjukkan peningkatan selama tiga tahun terakhir.
Pada 2023 tercatat lima skema, kemudian bertambah 22 skema pada 2024 dan 38 skema pada 2025, sehingga secara kumulatif mencapai 65 skema.
Dari jumlah tersebut, Mukti Ali menjelaskan bahwa sebanyak 55 skema telah aktif, sementara 10 lainnya masih dalam proses verifikasi.
Perkembangan ini menjadi salah satu dasar bagi LSP Unhas untuk memperkuat ketersediaan tenaga asesor sekaligus meningkatkan kapasitas pelaksanaan uji kompetensi.
Selain mendukung pengembangan kelembagaan, peningkatan kapasitas sertifikasi juga diarahkan untuk memperluas pengakuan kompetensi lulusan Universitas Hasanuddin.
Lulusan Punya Sertifikat Kompetensi
>> Baca Selanjutnya
PELATIHAN ASESOR - Pusat Sertifikasi Profesi atau Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Hasanuddin (LSP Unhas) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Batch IX Tahun 2026 di Hotel Aston Makassar, pada 13–17 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan 24 peserta dari tiga fakultas Unhas. (Unhas TV / Mustika Syaharuddin)








