BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Unhas menggelar edukasi ekosistem laut bagi murid sekolah dasar di Desa Bonto Loe, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, pada 23–24 Juli 2026.
Program ini ditujukan untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian laut sejak usia dini. Kegiatan berlangsung di SDN 29 Campagaloe pada Kamis (23/7/2026), SDN 28 Bangkala Loe pada Jumat (24/7/2026).
Sebanyak 21 murid kelas IV dan V mengikuti edukasi di SDN 29 Campagaloe. Adapun kegiatan di SDN 28 Bangkala Loe diikuti 33 murid kelas IV, V, dan VI.
Mahasiswa KKN-T menyampaikan materi mengenai pengertian ekosistem laut, keanekaragaman hayati, manfaat laut bagi kehidupan, serta ancaman kerusakan akibat aktivitas manusia.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab agar siswa lebih mudah memahami persoalan lingkungan laut.
Murid juga diperkenalkan pada langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan.
.webp)
EDUKASI LAUT - Mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Unhas menggelar edukasi ekosistem laut bagi murid SDN 28 Bangkala dan SDN 29 Campagaloe di Desa Bonto Loe, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, 23–24 Juli 2026. (Dok KKN Tematik Unhas)
Kebiasaan tersebut dinilai dapat membantu mencegah sampah berakhir di sungai dan laut. Sita, mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Unhas mengatakan edukasi dipilih karena anak-anak memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan peduli lingkungan.
“Menjaga laut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi plastik sekali pakai. Kami berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan itu di rumah dan mengajak keluarga serta teman-temannya,” ujar Indri Ratu Eliza L.
Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa mengadakan lomba mewarnai bertema hewan laut. Kegiatan tersebut memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenali kekayaan biota yang perlu dilindungi.
Program ini mendapat respons positif dari pihak sekolah dan siswa. Antusiasme peserta terlihat saat mereka menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan mengikuti rangkaian kegiatan. Pelaksana program menilai pemahaman siswa mengenai ekosistem laut meningkat setelah sesi edukasi.
Mahasiswa KKN-T Unhas berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas. Para siswa diharapkan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkan pesan pelestarian lingkungan kepada keluarga serta masyarakat sekitar.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan di wilayah pesisir. Edukasi sejak dini dinilai dapat menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sumber daya laut.
(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)
EDUKASI LAUT - Mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Unhas menggelar edukasi ekosistem laut bagi murid SDN 28 Bangkala di Desa Bonto Loe, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, 23–24 Juli 2026. (Dok KKN Tematik Unhas)








