MAROS, UNHAS.TV - Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam kelompok Dekompak meraih penghargaan Video Terbaik dalam ajang Youth in Action 2, yang diselenggarakan PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining).
Penghargaan diberikan pada malam penganugerahan di ballroom Gedung PAMA 2, Jakarta, pada Jumat pekan lalu, dan diserahkan langsung oleh Presiden Direktur KPP Mining, Wahyu Widaryanto.
Penghargaan tersebut diberikan atas karya audiovisual yang merekam proses pengabdian mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas masyarakat dan pelaku wisata di kawasan Rammang-Rammang, Kabupaten Maros.
Youth in Action 2 memberikan ruang bagi mahasiswa untuk merancang dan menjalankan proyek sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Dekompak yang berisikan
Nur Hikmah, Mufida Saediman Mboe, Husnul Hatima, dan Urfiah Umar dengan pembimbing Prof Dr Tuti Bahfiarti SSos MSi dan Cahyo Alkantana, mengangkat potensi Rammang-Rammang sebagai tujuan wisata unggulan dengan mengembangkan sejumlah kegiatan yang memadukan aspek komunikasi, keselamatan, ekonomi kreatif, kebersihan, dan fasilitas pendukung pariwisata.
Ketua Dekompak, Nur Hikma, menjelaskan, capaian tersebut berawal dari proyek sosial yang dijalankan selama April hingga Juni di Rammang-Rammang. Tim memilih penguatan kapasitas masyarakat dan pelaku wisata sebagai fokus utama dengan memadukan pendekatan komunikasi, keselamatan, ekonomi kreatif, serta fasilitas pendukung pariwisata.
Program penguatan kapasitas dilakukan melalui Pelatihan Guiding bagi masyarakat dan pelaku wisata. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemandu dalam menyampaikan informasi mengenai destinasi sekaligus membangun komunikasi yang efektif dengan wisatawan.
Aspek keselamatan diperkuat melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilaksanakan bersama IATTA. Pelatihan memberikan pemahaman mengenai keselamatan dalam aktivitas wisata, khususnya bagi pelaku yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.
Di ruang digital, Hikma bersama tim menghadirkan Pelatihan Content Management bagi masyarakat dan pengelola wisata. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan mengelola informasi dan mengembangkan konten destinasi sehingga potensi Rammang-Rammang dapat diperkenalkan secara lebih kreatif.
Pengembangan ekonomi kreatif dilakukan melalui pelatihan pembuatan souvenir berbahan daun nipah. Hikma dan tim juga mendukung pelayanan wisata melalui pengadaan rompi pengemudi perahu, tempat sampah, dan petunjuk arah untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Prof Tuti Bahfiarti selaku dosen pembimbing sekaligus Ketua GPM PR Gugus Penjaminan Mutu Peningkatan Reputasi Sekolah Pascasarjana Unhas mengatakan, proyek sosial tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam persoalan nyata di masyarakat.
Tim DEKOMPAK juga mendapat pendampingan dari Cahyo Alkantana, pembuat film dokumenter alam dan pelopor ekowisata asal Yogyakarta yang dikenal melalui pengembangan Gua Jomblang. Pendampingan tersebut membantu tim mengemas rangkaian kegiatan pengabdian dalam bentuk audiovisual.
Kegiatan tersebut turut mendukung SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.(*)
JUARA - Tim Dekompak Unhas meraih penghargaan Youth in Action di Jakarta. Foto: Unhas






-300x170.webp)

