MANCHESTER, UNHAS.TV – Manchester United semakin dekat dengan zona degradasi Liga Primer Inggris setelah Coventry City meraih kemenangan 3-1 atas Sunderland, Minggu (1/11/2026) dini hari.
Hasil tersebut membuat United turun satu peringkat dan hanya terpaut satu poin dari tiga posisi terbawah klasemen. Klub yang mengoleksi 20 gelar Liga Inggris itu kini menghadapi ancaman terburuk dalam sejarah kompetisi mereka.
Sebelum kemenangan Coventry, United lebih dahulu menelan kekalahan 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi sembilan pertandingan. Ini menjadi rentetan terburuk mereka sejak 1986.
Kemenangan Coventry mengubah posisi kedua klub dalam klasemen sementara. Coventry berhasil melewati United setelah mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Sementara itu, United tertahan di peringkat ke-17, hanya satu tingkat di atas zona degradasi.
Situasi tersebut membuat posisi United semakin rawan. Mereka bahkan berpeluang masuk tiga terbawah pada akhir pekan pertandingan kesembilan.
Syaratnya, Crystal Palace setidaknya meraih hasil imbang ketika menghadapi Tottenham Hotspurs dalam pertandingan penutup Liga Primer akhir pekan ini.
Hanya kekalahan Nottingham Forest 0-2 dari Brentford yang sementara menyelamatkan United dari zona degradasi. Jika Forest tidak kehilangan poin dalam pertandingan tersebut, posisi United bisa lebih buruk.
Sembilan Laga Tanpa Kemenangan
Krisis United tidak muncul dalam satu pertandingan. Tim asuhan Michael Carrick telah menunjukkan penurunan performa sejak awal musim.
Mereka mencatatkan awal musim terburuk dalam 40 tahun terakhir dan hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan liga.
Di seluruh kompetisi, United baru mengoleksi dua kemenangan dari 13 pertandingan. Kemenangan tersebut masing-masing diraih ketika menghadapi Ipswich Town di Liga Primer dan Sabah dalam kompetisi Liga Champions.
Kekalahan dari Chelsea memperlihatkan persoalan yang belum terselesaikan. United sebenarnya tampil cukup baik pada babak pertama. Kapten Bruno Fernandes, yang kembali masuk susunan pemain, memperoleh sejumlah peluang, tetapi gagal mencetak gol.
Chelsea kemudian membuka keunggulan melalui aksi individu Morgan Rogers. Cole Palmer menggandakan skor lewat titik penalti.
United semakin terpuruk setelah Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Wesley Fofana. Mereka harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Penyerang United, Bryan Mbeumo, mengakui timnya kehilangan kesempatan untuk mengamankan hasil positif. Menurut dia, para pemain sebenarnya memiliki mentalitas yang cukup baik sejak awal pertandingan, tetapi gagal memaksimalkan peluang.
“Kami mungkin hanya kehilangan beberapa peluang. Kami sebenarnya bisa unggul lebih dahulu pada awal pertandingan,” kata Mbeumo.
Pelatih Michael Carrick juga mengakui perubahan performa timnya setelah turun minum. Ia menilai United berada dalam kondisi cukup baik menjelang akhir babak pertama, tetapi kemudian kehilangan kendali permainan.
“Dua babak pertandingan itu sangat berbeda. Kami berada dalam posisi yang baik menjelang turun minum, tetapi kemudian semuanya berantakan pada babak kedua,” ujar Carrick.
Tekanan terhadap Carrick terus meningkat. Pelatih yang memasuki musim penuh pertamanya bersama United itu kini menghadapi pertanyaan mengenai kemampuannya mengangkat performa tim.
Carrick menyatakan memperkirakan masih memimpin United ketika menjamu AS Roma dalam pertandingan Liga Champions pada Selasa (3/11/2026) malam. Namun, pertandingan tersebut datang ketika kepercayaan terhadap kepemimpinannya semakin mendapat sorotan.
Ancaman degradasi menjadi persoalan serius bagi klub yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Inggris.
United tidak hanya menghadapi tekanan untuk memperbaiki posisi klasemen, tetapi juga harus segera menghentikan rentetan hasil buruk agar tidak terjerumus ke tiga terbawah.
Pertandingan melawan Roma menjadi ujian berikutnya bagi Carrick. Sementara di Liga Primer, United harus segera mengumpulkan poin sebelum persaingan di papan bawah semakin menyulitkan posisi mereka. (*)
Pelatih Michael Carrick dalam tekanan berat setelah 9 laga beruntun Manchester United tidak pernah menang. (Foto The Sun/Reuters)







-300x180.webp)
