Sport

Mbappe Cetak Dua Gol, Real Madrid Taklukkan Barcelona 2-1 di Camp Nou

GOL KEDUA - Gelandang Eduardo Camavinga dari Real Madrid beraksi sebelum Kylian Mbappe mencetak gol kedua ke gawang Barcelona dalam laga El Clasico, Senin (26/10/2026). (Screenshot Al Jazeera)

BARCELONA, UNHAS.TV – Real Madrid mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (25/10/2026).

Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk membawa Madrid meraih kemenangan sekaligus memangkas jarak dengan Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol menjadi tiga poin.

Mbappe membuka keunggulan Madrid sebelum turun minum, kemudian memastikan kemenangan melalui gol keduanya pada babak kedua.

Barcelona sempat menyamakan kedudukan lewat Raphinha, tetapi gagal mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Barcelona di kompetisi domestik musim ini.

Hasil tersebut memperpanjang catatan positif Madrid menjadi lima kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sebaliknya, Barcelona menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya tumbang dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan Liga Champions pada Selasa.

Barcelona memasuki pertandingan dengan modal sembilan kemenangan dalam sembilan laga awal liga. Namun, tim asuhan Hansi Flick kesulitan mengembangkan permainan saat menghadapi Madrid yang kini ditangani pelatih asal Portugal, Jose Mourinho.

Madrid masih berada di posisi ketiga klasemen, di belakang Atletico Madrid dan Barcelona. Meski belum memimpin persaingan, kemenangan di Camp Nou memberi Madrid peluang lebih besar untuk menantang dominasi Barcelona setelah dua musim tanpa trofi.

Pertandingan berlangsung hati-hati pada awal babak pertama. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih, sementara lini pertahanan masing-masing berusaha membatasi ruang gerak pemain lawan.

Bek Barcelona Pau Cubarsi dua kali menggagalkan upaya Mbappe untuk menembus pertahanan tuan rumah.

Barcelona sempat mengancam melalui Anthony Gordon. Pemain yang menjalani El Clasico pertamanya sejak bergabung dari Newcastle United itu memberikan umpan dengan tumit kepada Raphinha. Namun, tembakan pemain Brasil tersebut masih melebar tipis dari sasaran.

Barcelona kemudian kehilangan bek muda Xavi Espart akibat cedera sebelum menit ke-30. Alejandro Balde masuk menggantikannya. Di kubu Madrid, Andriy Lunin tampil sebagai penjaga gawang setelah Thibaut Courtois absen karena flu.

Lunin lebih dahulu menggagalkan peluang Gordon sebelum Madrid memecah kebuntuan. Mbappe mencetak gol setelah bek Barcelona Gerard Martin berusaha menghalau umpan silang.

Sayangnya, bola tersebut justru mengarah kepada penyerang Prancis tersebut dan berbelok masuk ke gawang Barca. Gol itu menjadi gol ke-10 Mbappe di liga musim ini.

Barcelona berusaha membalas. Lamine Yamal memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi tembakannya melenceng ketika berada dalam posisi menjanjikan.

Real Madrid juga hampir menambah keunggulan melalui Yan Diomande, yang tendangannya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Pada babak kedua, Barcelona meningkatkan tekanan. Gerard Martin mampu menahan Jude Bellingham ketika gelandang Madrid tersebut mencoba menerobos pertahanan. Namun, tuan rumah akhirnya menyamakan skor setelah pertandingan melewati satu jam.

Pedri mengirimkan bola kepada Raphinha, yang melepaskan tembakan mendatar melalui sela kaki Bellingham. Lunin gagal menghentikan bola tersebut. Gol itu menjadi gol ke-13 Raphinha di Liga Spanyol musim ini.

Setelah gol penyama kedudukan, Barcelona terus menekan. Lunin melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Martin. Yamal kembali melepaskan tembakan yang melebar, sedangkan upaya Frenkie de Jong berhasil diblok Dean Huijsen.

Madrid justru mencetak gol penentu menjelang akhir pertandingan. Gabriel Jesus kehilangan penguasaan bola sehingga Madrid dapat melancarkan serangan cepat.

Eduardo Camavinga melewati Cubarsi, kemudian mengirimkan umpan kepada Mbappe. Penyerang tersebut menuntaskan peluang di depan gawang yang ditinggalkan Joan Garcia.

Gelandang Barcelona Pedri mengakui timnya tidak tampil sesuai harapan. “Secara keseluruhan, kami tidak memainkan pertandingan yang bagus. Pada babak pertama, kami tidak bermain seperti biasanya,” ujarnya kepada DAZN.

Pedri juga mengingatkan bahwa persaingan liga masih panjang. Kekalahan di kandang sendiri tidak menentukan hasil akhir musim, tetapi menjadi peringatan bagi Barcelona setelah pekan yang sulit.

Bagi Madrid, kemenangan ini memperkuat keyakinan bahwa mereka mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Spanyol. (*)