MAKASSAR, UNHAS.TV - Meski telah bercerai dengan pendiri Microsoft, Bill Gates, Melinda Ann French tetap punya banyak kegiatan, khususnya di dunia bisnis dan sosial. Perceraiannya tidak membuatnya redup walau telah berpisah dengan salah satu orang terkaya di dunia itu.
Menurut Melinda, perceraian pada 2021 itu ternyata punya hikmah tersendiri, terlebih ketika arsip-arsip Jeffrey Epstein terkuak dan ada nama Bill Gates di skandal paling menjijikkan itu, skandal yang berhubungan dengan seksual anak di bawah umur.
"Saya sangat bahagia telah jauh dari kerumitan itu," kata Melinda ketika hadir sebagai tamu pada satu siniar NPR.
Menurutnya, pernikahannya dengan Bill Gates pernah di tahap paling menyakitkan dan ia tidak ingin hal itu terulang. Apa yang dialami oleh mantan suaminya, adalah kesedihan luar biasa dan siapapun nama yang tersangkut di kasus Jeffrey Epstein, harus bisa menjawab misteri-misteri kasus itu.
Rekaman yang dibuka oleh Departemen Kehakiman menimbulkan dugaan bahwa Bill Gates dan Epstein terlibat pada upaya penyebaran penyakit melalui kegiatan seksual. Juru bicara Bill Gates menyebut dugaan itu sangat mengada-ada.
Pihak Bill Gates menyatakan bahwa meski nama Bill Gates tercantum di dokumen Epstein, tidak boleh langsung dicap bahwa Bill Gates melakukan hal kriminal. Lagi pula belum ada keputusan yang sah apakah Bill Gates telah melakukan kesalahan.
Bill Gates sebenarnya sudah mengeluarkan pernyataan ke ke 9News di Australia pekan ini bahwa hubungannya dengan Jeffrey Epstein hanya sebatas pertemuan makan malam dan tidak pernah datang ke pulau pribadi Epstein.
"Setiap menit yang saya lewatkan bersama dia adalah hal yang paling saya sesalkan dan saya mengaku bersalah telah bertemu dengannya," ujarnya.
Melinda dan Bill menikah selama 27 tahun. Perceraian mereka terjadi setelah terkuak bahwa Bill Gates sedang menjalin asmara dengan karyawan Microfot pada tahun 2019.
Satu media di AS mengabarkan bahwa sebelum perceraian mereka dan sebelum kasus Epstein muncul, Melinda sudah lama kecewa kepada Bill karena berteman dengan Epstein. Melinda menyebut bahwa Bill beberapa kali bertemu untuk acara makan malam dan membahas mengenai kegiatan amal. Bill mengakui pernyataan Melinda itu namun Bill mengatakan, pertemuan itu tidak pernah menghasilkan kesepakatan.
Jeffrey Epstein telah meninggal di New York pada 2019 saat kasus perbudakan seks sedang berjalan. Meski demikian, Departemen Kehakikan AS (US Department of Justice, DOJ) tetap mengawal kasus itu dan membongkar semua dokumen terkait kasus itu.
Dokumen itu mencakup surat-surat elektronik, foto, video, dan jutaan berkas yang memuat sejumlah nama tersohor, tokoh politik, serta pemimpin dunia.
Salah satunya, Andrew, mantan Pangeran Inggris. Andrew yang sudah tidak berhak dengan gelar bangsawannya itu terlihat melalui foto sedang berhubungan dengan gadis kecil.(*)








