KANSAS CITY, UNHAS.TV - Lionel Messi membuka Piala Dunia 2026 dengan cara yang nyaris seperti naskah film. Cara yang sama dilakukannya pada Piala Dunia 2022 saat membawa Argentina menjadi Juara Dunia.
Pada penampilan ke-200 bersama Argentina, Messi mencetak hat-trick pertama sepanjang kariernya di Piala Dunia dan membawa juara bertahan menundukkan Aljazair 3-0 dalam laga pembuka Grup J di Kansas City, Rabu (17/6/2026).
Tiga gol itu menempatkan Messi sejajar dengan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra. Keduanya kini sama-sama mengoleksi 16 gol.
Pada usia 38 tahun, Messi belum selesai menulis bab terakhir karier internasionalnya. Ia justru kembali mengangkat standar dalam turnamen yang sejak lama menjadi panggung perbandingan abadinya dengan Cristiano Ronaldo.
Messi mencetak gol pada menit ke-17, ke-60, dan ke-76. Gol pertama lahir dari umpan Rodrigo de Paul, rekan setimnya di Inter Miami, yang membelah pertahanan Aljazair.
Messi bergerak dari luar kotak penalti dan melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Luca Zidane. Bola lepas dari tangkapan penjaga gawang Aljazair itu dan masuk ke gawang.
Luca Zidane, putra legenda Prancis Zinedine Zidane, kembali menjadi bagian dari cerita pada gol kedua. Ia menepis tembakan Alexis Mac Allister, tapi bola muntah jatuh ke arah Messi.
Kapten Argentina itu menyambarnya tanpa memberi waktu bagi pertahanan Aljazair untuk bereaksi. Gol ketiga datang lebih brutal. Tembakan kaki kiri ke sisi kanan gawang yang memastikan Argentina memulai turnamen dengan kemenangan bersih.
Sebelum gol pertama itu, Messi sempat membuat publik Argentina bersorak pada menit kelima. Namun golnya dianulir karena ia lebih dulu berada dalam posisi offside. Tiga menit kemudian, Aljazair juga sempat mengira unggul lewat Fares Chaibi. Gol itu pun dibatalkan karena offside.
Setelah dua momen yang gugur oleh bendera hakim garis, pertandingan menjadi milik Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni menguasai tempo, meski Aljazair sempat memberi tekanan pada akhir babak pertama.
Chaibi memperoleh dua peluang, satu lewat sundulan dan satu tembakan dari luar kotak penalti, tapi keduanya tidak mengarah ke gawang Emiliano Martinez.
Argentina tampil lebih tajam selepas jeda. Messi dan Rodrigo De Paul beberapa kali membuka ruang di lini tengah. Lautaro Martinez juga memaksa Luca Zidane melakukan penyelamatan.
Pelatih Lionel Scaloni kemudian memasukkan Julian Alvarez sebelum satu jam pertandingan, menegaskan kedalaman skuad Argentina yang datang sebagai juara bertahan.
Diganti Nico Paz, Disambut Tepuk Tangan
>> Baca Selanjutnya
GOL KETIGA - Lionel Messi mencetak gol ketiganya ke gawang Aljazair dari tepi kotak penalti. Cetak hattrik membawa Messi menyamai rekor Miroslav Klose dengan 16 gol di ajang piala dunia. (Screenshot The Sun)
-300x169.webp)





-300x177.webp)

