MAKASSAR, UNHAS.TV - Militer Pakistan terus melancarkan serangan ke Kota Kabul, Afghanistan, sebagai bentuk penegasan bahwa Pakistan tidak bisa diancam seenaknya.
Serangan ini sebagai balasan atas serangan yang dilancarkan pasukan Taliban Afghanistan ke markas militer Pakistan yang berada di wilayah perbatasan pada Kamis malam.
Perdana Menteri Pakistan menyebutkan, pihaknya punya kekuatan besar untuk menghancurkan segala serangan dari pihak luar. Penegasan itu juga dilengkapi dengan pernyataan bahwa Pakistan mendeklarasikan kesiapan perang terbuka dengan Taliban Afghanistan.
Kota Torkham yang berada di wilayah Pakistan berbatasan langsung dengan Provinsi Nangarhar dan mnejadi pelintasan manusia dan barang antarkedua negara.
Perbatasan ini sebagian besar sudah ditutup sejak akhir Oktober lalu menyusul pertikaian kedua negara. Penduduk Afghanistan biasanya melintasi wilayah itu ketika pulang dari Pakistan.
Makanya, ketika Pakistan menyebut Taliban menyerang posko militer di perbatasan itu dan menewaskan 19 tentara, Pakistan pun geram. Pada serangan Jumat ini, pihak Pakistan tidak hanya menyerang Kota Kabul tetapi juga wilayah Darman di Provinsi Kandahar.
Darman merupakan markas besar pasukan Taliban yang bersiaga di perbatasan. Pakistan memilih wilayah itu sebagai sasaran serangan untuk menciptakan kegentaran di pihak Taliban.
Sebaliknya, juru bicara pihak Afghanistan, Zabiullah Mujahid, menyebut pihaknya telah menewaskan 50 tentara Pakistan di luar korban yang terjadi di pihak perbatasan.(*)








