UNHAS.TV - Pemilihan umum (Pemilu) Israel belum menghasilkan satu pemenang pasti berdasarkan metode exit polls pada Selasa malam. Apakah Benjamin Netanyahu kembali akan terpilih kembali sebagai Perdana Menteri atau pesaingnya yang memimpin aliansi partai oposisi: Gadi Eisenkot.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan belum sempat menghubungi Netanyahu namun ia yakin Netanyahu akan memenangkan pemilihan itu karena melihat kesungguhan Netanyahu untuk kembali terpilih.
Berbeda dengan negara lainnya, sistem pemilihan Perdana Menteri di Israel tidak dipilih secara langsung oleh rakyat sebagai calon individu. Warga Israel memberikan suara mereka kepada partai-partai politik peserta pemilihan umum untuk mengisi 120 kursi di parlemen (Knesset).
Setelah pemilu selesai, partai-partai yang masuk ke Knesset akan berunding untuk membentuk koalisi mayoritas untuk mendapatkan minimal 61 kursi atau 50 persen plus satu. Anggota parlemen yang terpilih dan partai pemenang mayoritas kemudian menentukan siapa yang berhak duduk di posisi Perdana Menteri.
Tiga stasiun televisi Israel yakni Channel 11, 12, dan 13 memproyeksikan Netanyahu meraih 51 hingga 52 kursi. Agar terpilih, Netanyahu masih harus menambah sedikitya 10 kursi parlemen agar bisa menjadi mayoritas di parlemen Knesset.
Pemilu Israel diikuti 30 sampai 40 partai partai yang terbagi dalam tiga kelompok besar yakni kelompok sayap kanan yang menjadi pendukung Netanyahu. Partai ini berisi Partai Likuid (partai utama yang diketuai Netanyahu), Partai Otzma Tehudit (diketuai Itamar Ben-Gvir), Zionisme Relijius, Shas, United Torah Judaism (aliansi partai Agudat Yisrael dan Degel HaTorah).
Kelompok lainnya yakni pihak Opisisi yang didukung partai Yashar (diketuai Gadi Eisenkot), B'Yachad, dan HaDemokratim. Kelompok terakhir yakni aliansi Partai Arab yang berisi Partai Hadash, Ya'al dan ainnya, sertai Partai Ra'am.
Pada saat perundingan, aliansi partai Arab akan sangat menentukan, apakah akan mendukung alianasi partai pemegang tampuk pemerintahan atau mendukung partai oposisi. Aliansi partai Arab ini memiliki keunikan karena sebagian dari mereka sangat kritis terhadap pemerintah termasuk pada isu-isu Palestina dan kelompok lainnya yang dipimpin oleh Mansour Abbas memilih mendukung partai pemerintah sepanjang kepentingan orang Arab di Israel tidak terganggu.(*)
PEMILU - Calon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Gadi Eisenkot. (Doc X)







-300x152.webp)
