MAKASSAR, UNHAS.TV - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memperketat pemantauan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Pengawasan dilakukan selama 24 jam untuk menjaga kestabilan pasokan sekaligus mempercepat pemulihan sistem yang membutuhkan penguatan daya mampu pasok.
PLN memastikan seluruh sumber energi yang tersedia terus dioptimalkan, termasuk sejumlah unit pembangkit yang secara bertahap kembali beroperasi dengan kapasitas maksimal.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan listrik masyarakat dan kemampuan pasokan sistem.
General Manager PLN UID Sulselrabar bersama jajaran manajemen turun langsung memantau kondisi kelistrikan melalui Unit Pelaksana Pengendalian Distribusi (UP2D) Sulselrabar.
Dari pusat kendali tersebut, kondisi sistem Sulbagsel dipantau secara real-time guna memastikan setiap perubahan dapat segera direspons.
Selain melakukan pengawasan dari ruang kendali, jajaran PLN juga meninjau langsung fasilitas pembangkit. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tallo Lama di Makassar.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen PLN memeriksa kondisi mesin pembangkit serta fasilitas pendukung untuk memastikan seluruh unit berada dalam kondisi siap operasi.
Pemeriksaan lapangan menjadi bagian penting untuk mendeteksi lebih awal potensi gangguan teknis yang dapat memengaruhi keandalan sistem.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh unit pembangkit, termasuk unit sewa seperti di PLTD Tallo Lama, agar senantiasa dalam kondisi siap operasi," ujar General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah.
"Pemantauan langsung ke lapangan menjadi hal penting agar kami dapat segera mengidentifikasi dan menindaklanjuti kendala teknis yang berpotensi memengaruhi keandalan sistem,” tambahnya.
PLN menempuh sejumlah strategi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel. Upaya tersebut mencakup percepatan pemulihan pembangkit, optimalisasi pola operasi unit pembangkit, serta penerapan langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
Di sisi lain, petugas PLN terus bergerak melakukan penanganan dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Pemantauan berkala juga akan terus dilakukan sebagai langkah menjaga keandalan jaringan listrik bagi pelanggan.
PLN UID Sulselrabar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Stabilitas sistem kelistrikan menjadi prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan energi di kawasan Sulbagsel. (*)
MESIN PEMBANGKIT - General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, turun langsung meninjau kondisi unit pembangkit Jeneponto, Senin (7/9/2026). Edyansyah memantau langsung kondisi eksisting mesin pembangkit dan instalasi pendukungnya. (Dok Humas PLN UID Sulselrabar)








