MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin menerima kunjungan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr Akbar Djohan SH MM, di Gedung Rektorat Unhas, Kamis (21/5/2026).
Kunjungan itu membahas penguatan sinergi pengembangan Dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG Unhas yang menggunakan fasilitas modular buatan dalam negeri.
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc menyambut Akbar Djohan bersama rombongan di lantai 8 Gedung Rektorat Unhas.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan kampus. Setelah pertemuan, rombongan meninjau Dapur MBG Unhas yang berada di belakang Masjid Kampus Unhas Tamalanrea.
Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG berbasis kampus.
Fasilitas dapur modular yang digunakan di MBG Unhas merupakan produk PT Krakatau Steel. Komponen yang digunakan mencakup struktur modular, kitchen set, hingga food tray.
Prof Jamaluddin mengatakan keberadaan Dapur MBG tidak hanya diarahkan untuk mendukung program makan bergizi gratis. Menurut dia, fasilitas tersebut juga dikembangkan sebagai living laboratory bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu.
“Terima kasih Pak Dirut telah membantu Unhas bekerja sama membangun dapur anak bangsa yang sangat profesional. Kami berharap ini bisa menjadi contoh nasional,” kata rektor Unhas.
Ia mengatakan mahasiswa dari berbagai bidang dapat terlibat dalam ekosistem Dapur MBG. Bidang tersebut mencakup gizi, kesehatan lingkungan, peternakan, pertanian, kelautan, dan perikanan.
Melalui fasilitas ini, mahasiswa dapat belajar langsung proses penyediaan makanan, tata kelola dapur, serta penguatan rantai pasok pangan.
Lebih jauh, Prof Jamaluddin juga menyebut Unhas mulai membangun ekosistem pangan pendukung. Menurut dia, pasokan telur untuk kebutuhan SPPG hampir mencapai 100 ribu butir per bulan.
Kampus juga menyiapkan dukungan dari Fakultas Peternakan dan pengembangan sayuran dari sektor pertanian.
“Bagi kami, SPPG itu living laboratory. Dapur menjadi tempat mahasiswa ikut belajar dan melihat proses menyiapkan makanan,” ujar Jamaluddin.
Sementara itu, Akbar Djohan, mengapresiasi pengembangan MBG di Unhas. Ia menilai Unhas memiliki dukungan infrastruktur dan sumber daya yang lengkap untuk menjadi model pengembangan dapur MBG berbasis perguruan tinggi. Tentunya dengan dukungan riset dan kajian gizi.
Akbar mengatakan dapur modular yang digunakan Unhas merupakan bagian dari fasilitas SPPG yang diproduksi Krakatau Steel. Ia menyebut produksi tersebut menjadi bagian dari tugas perusahaan dalam mendukung program strategis nasional.
“Hari ini kami mengunjungi salah satu SPPG modular yang diproduksi oleh Krakatau Steel. Seratus persen buatan Krakatau Steel dan menjadi bagian dari 500 unit yang ditugaskan BGN untuk kami produksi,” kata Akbar.
Akbar, yang juga alumni Fakultas Hukum Unhas ini, mengatakan pihaknya mengapresiasi visi Unhas dalam membangun ekosistem kampus. Menurut dia, dukungan infrastruktur fisik dan nonfisik di Unhas sudah tersedia dengan baik.
PT Krakatau Steel berharap pengembangan Dapur MBG Unhas dapat menjadi contoh penerapan SPPG berbasis kampus di Indonesia. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat penggunaan produk dalam negeri dalam program pemenuhan gizi nasional.
(Andrea Ririn Karina / Iffa Aisyah Rahman / Unhas TV)
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa didampingi Wakil Rektor I Prof Muhammad Ruslin dan Wakil Rektor 3 Prof Farida Patittingi menerima kunjungan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Dr Akbar Djohan SH MM dan Puteri Indonesia Jambi Dhiya Salsabila di :T8 Gedung Rektorat, Kamis (21/5/2026). (Unhas TV/Iffa Aisyah)







