MAKASSAR, UNHAS.TV - Program Studi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan kuliah tamu yang berlangsung pada Jumat (16/1/2026), pukul 08.00 WITA di Aula Halima Dg. Sikati, RSGMP Unhas.
Kuliah ini menghadirkan Dhanni Gustiana, drg., Sp.B.M.Mf., Subsp.Tr.Mf.S.Tm., selaku Ketua Pengurus Pusat Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) terpilih Periode 2025–2028.
Pada kesempatan tersebut, drg. Dhanni Gustiana membawakan topik “Minimal Invasive Management of Temporomandibular Disorder (TMD)”, yang membahas pendekatan penatalaksanaan gangguan sendi temporomandibula, mengutamakan terapi konservatif, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.

Pendekatan ini menekankan bahwa sebagian besar kasus TMD dapat ditangani tanpa tindakan bedah, melalui edukasi pasien, modifikasi kebiasaan parafungsi, manajemen nyeri, fisioterapi rahang, penggunaan occlusal splint, serta terapi farmakologis ringan bila diperlukan.
Dengan prinsip minimal invasif, perawatan diharapkan mampu mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi sendi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien secara efektif dengan risiko yang minimal.
Kuliah tamu berlangsung dengan lancar hingga pukul 11.00 WITA dan diikuti oleh para residen Program Studi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial serta residen Program Studi Spesialis Prostodonsia.
Laporan : Majid (Humas FKG Unhas)








