News

Prof. JJ Wujudkan Pembangunan Tertunda 20 Tahun: Suara Dekan FKM Unhas

ok

MAKASSAR, UNHAS.TV – Ada rasa lega sekaligus bangga yang terpancar dari wajah Prof. Sukri Palutturi, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, ketika ia berbicara tentang kepemimpinan Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof. JJ). Baginya, masa kepemimpinan Prof. JJ bukan hanya sekadar periode administrasi, tetapi momentum kebangkitan yang mampu mewujudkan harapan lama civitas akademika.

Salah satu bukti paling nyata adalah pembangunan Gedung C FKM Unhas, sebuah fasilitas yang sudah diimpikan sejak dua dekade lalu. “Sejak saya menjabat dekan, saya melihat pembangunan fasilitas di FKM sudah lama tidak tersentuh. FKM satu-satunya fakultas di Unhas yang tidak punya aula. Baru di masa kepemimpinan Prof. JJ, pembangunan ini bisa direalisasikan,” ungkap Prof. Sukri, Rabu (27/8/2025).

Infrastruktur yang Tertunda, Kini Terjawab

Gedung C bukan hanya sekadar bangunan fisik. Ia menjadi simbol perjuangan panjang, tanda bahwa FKM kini mendapat perhatian yang setara dengan fakultas lain. Aula yang akan hadir di dalamnya bukan hanya ruang seremonial, tetapi juga wadah akademik, diskusi kebijakan kesehatan, hingga ruang kolaborasi mahasiswa lintas disiplin.

Dalam konteks nasional, pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi seperti ini menjadi bagian dari strategi Indonesia memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Fasilitas yang memadai akan mempercepat lahirnya generasi akademisi dan praktisi kesehatan masyarakat yang siap menjawab tantangan global.

Merangkul dan Menggerakkan

Namun, capaian Prof. JJ tidak berhenti pada pembangunan fisik. Menurut Prof. Sukri, kekuatan kepemimpinan Rektor Unhas terletak pada kemampuannya merangkul berbagai pihak dan menggerakkan seluruh potensi SDM Unhas.

“Itu bukan hal yang mudah dilakukan. Butuh integritas dan visi besar untuk membuat semua bergerak bersama. Karena itu saya katakan, Prof.JJ adalah salah satu rektor terbaik di Indonesia saat ini,” tegasnya.

Jejaring Global dan Prestasi Dunia

Selama kepemimpinan Prof. JJ, Unhas mencatatkan berbagai pencapaian monumental. Universitas ini berhasil menembus peringkat 1.000 besar perguruan tinggi terbaik dunia versi QS World University Rankings, sebuah lompatan signifikan yang sebelumnya dianggap sulit dicapai.

Capaian ini tidak hanya hasil kerja Rektorat, tetapi sinergi seluruh fakultas. Meski begitu, Prof. Sukri menekankan bahwa faktor kepemimpinan Prof. JJ menjadi kunci. “Beliau tidak hanya mendorong prestasi akademik, tapi juga membuka jejaring nasional dan internasional yang semakin luas. Kolaborasi lintas negara kini makin nyata dirasakan,” ujarnya.

Dengan jejaring global itu, peluang mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pertukaran akademik, riset kolaboratif, hingga publikasi internasional semakin terbuka lebar. Hal ini selaras dengan agenda pemerintah Indonesia dalam memperkuat diplomasi pendidikan tinggi di kancah internasional.

>> Baca Selanjutnya