Kuliner
Sosial

Racikan Premium Harga Terjangkau, Kedai Proelium Jadi Favorit di CFD Takalar

Kedai Coffee Proelium menjadi salah satu lapak favorit para pengunjung di CFD Takalar, Minggu (2/8/2026). (Unhas TV / Amina Rahma Ahmad)

TAKALAR, UNHAS.TV - Car Free Day di Alun-alun Makkatang Daeng Sibali, Kabupaten Takalar, tak hanya menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga.

Kawasan itu juga berkembang menjadi panggung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menawarkan beragam kuliner setiap Minggu pagi.

Salah satu lapak yang ramai disambangi pengunjung adalah Kedai Proelium, Minggu (2/8/2026). Gerai minuman ini menawarkan racikan kopi dan nonkopi berbahan premium dengan harga yang relatif terjangkau.

Pengunjung biasanya mampir setelah berjalan santai, berlari, atau mengikuti aktivitas olahraga di area car free day.

Pemilik Kedai Proelium, Ryswanda Andrifa, mulai berjualan sejak penyelenggaraan awal Car Free Day Takalar pada 2024.

Saat itu, jumlah pedagang masih terbatas. Seiring meningkatnya kunjungan masyarakat, persaingan antarpenjual pun bertambah.

Ryswanda mengatakan konsistensi menjaga mutu dan harga menjadi kunci usahanya bertahan. Ia memilih tetap menggunakan bahan berkualitas, baik untuk minuman berbasis bubuk maupun kopi, tanpa menaikkan harga terlalu tinggi.

“Untuk menjaga usaha, saya mempertahankan kualitas dan harga yang masih tergolong murah. Semua bahan yang digunakan berkualitas premium, terutama minuman bubuk dan kopi,” kata Ryswanda.

Menurut dia, karakter pengunjung car free day juga memengaruhi konsep usaha yang dikembangkan. Kedai Proelium mengusung tema healthy morning dengan menyediakan minuman yang dapat dinikmati warga setelah berolahraga.

“Orang datang untuk berolahraga. Setelah itu, mereka biasanya ingin jajan atau minum kopi. Proelium hadir di antara kebutuhan itu,” ujarnya.

Kedai tersebut menyediakan sejumlah pilihan minuman, antara lain Ice Coffee Proelium, cokelat, matcha, brown sugar, dan lemon tea. Harga setiap minuman berkisar Rp13 ribu hingga Rp15 ribu.

Kombinasi harga terjangkau, pilihan menu beragam, dan lokasi yang berada di tengah keramaian membuat Kedai Proelium memiliki pelanggan tetap. Sejumlah pengunjung bahkan datang khusus untuk membeli minuman setelah menyelesaikan aktivitas olahraga.

Selain membuka lapak pada kegiatan Car Free Day Takalar, Kedai Proelium juga memiliki gerai tetap di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Kehadiran outlet tersebut memberi kesempatan kepada pelanggan untuk menikmati menu Proelium di luar jadwal Minggu pagi.

Bagi Ryswanda, keramaian car free day menjadi peluang bagi UMKM lokal untuk mengenalkan produk sekaligus membangun pasar. Dari lapak sederhana di ruang publik, Kedai Proelium terus mempertahankan pelanggan melalui rasa, harga, dan pelayanan.

(Amina Rahma Ahmad / Unhas TV)