
Idul Fitri di Rusia: Ribuan Umat Muslim Sholat dalam Kebersamaan. Credit: INDEPENDENT
Menyambut Idul Fitri dengan Sukacita
Menjelang Idulfitri, pusat-pusat komunitas Muslim di Rusia sibuk mempersiapkan perayaan besar. Tenda-tenda Ramadan yang sebelumnya digunakan untuk berbuka puasa kini dialihfungsikan sebagai tempat distribusi zakat dan sedekah. Makanan dibagikan kepada fakir miskin, dan anak-anak kecil diberi hadiah sebagai bagian dari tradisi menyambut hari kemenangan.
Setelah sebulan penuh berpuasa dan beribadah, umat Muslim Rusia menyambut Idul Fitri dengan sukacita dan rasa syukur. Masjid-masjid dipenuhi oleh jamaah yang mengenakan pakaian terbaik mereka, menunaikan shalat Idul Fitri, dan saling bermaaf-maafan.
Tradisi "khemah Ramadan" yang diadakan setiap tahun di Moskow menjadi simbol persatuan dan persaudaraan. Acara ini dihadiri oleh umat Muslim dari berbagai latar belakang, serta perwakilan dari kedutaan besar negara-negara Muslim.
"Idul Fitri adalah waktu untuk merayakan kemenangan spiritual setelah sebulan penuh berpuasa," kata seorang warga Kazan, Rustam. "Kami berkumpul dengan keluarga dan teman-teman, menikmati hidangan lezat, dan berbagi kebahagiaan."
Ramadan: Jembatan Persaudaraan dan Toleransi
Ramadan di Rusia bukan hanya tentang ibadah dan tradisi, tetapi juga tentang membangun jembatan persaudaraan dan toleransi di antara berbagai komunitas. Di tengah perbedaan budaya dan latar belakang, umat Muslim Rusia merayakan iman mereka dengan penuh semangat, menjalin hubungan sosial yang kuat, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ramadan menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai universal seperti kasih sayang, kepedulian, dan perdamaian. Di Rusia, semangat Ramadan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ikatan sosial dan memperkaya keragaman budaya negara ini.(*)