Ekonomi

Saham Bank Mandiri Masih Tertekan Usai Blokir Dana Nasabah

JAKARTA, UNHAS.TV - Saham Bank Mandiri (BMRI) masih terus tertekan sepanjang perdagangan hari Rabu (26/8/2026) ini. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham bank pelat merah itu turun 0,95 persen atau 40 poin ke level Rp 4.160.

Tekanan itu ditengarai muncul dari sentimen negatif setelah Bank Mandiri diduga menahan dana dari rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (APBI) Supriyono, seorang warga Pati, Jawa Tengah, yang mengumpulkan sumbangan masyarakat untuk digunakan pada saat unjuk rasa ke Jakarta.

Tekanan terhadap saham Bank Mandiri sudah terlihat sejak 24 Agustus ketika masih dijual seharga Rp 4.230 per saham pada Jumat pekan lalu. Setelah itu mengalami fluktuasi hingga sempat menyentuh level terendah pada angka Rp 4.150 per saham beberapa menit sebelum penutupan perdagangan.

Blokir Dibuka

Perkembangan terbaru, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman telah meminta kepada Bank Mandiri untuk mengaktifkan kembali rekening Supriyono. Penegasan itu disampaikan pada jumpa pers bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Polisi Asep Endi Suheri dan Dirut Mandiri Riduan di Gedung DPR RI.

"Intinya rekan-rekan, Komisi III beberapa hari terakhir mendapat masukan dari masyarakat soal adanya rekening aktivis dari Pati, Saudara Botok, yang tidak dapat digunakan. Apakah bahasanya pemblokiran, apakah penundaan transaksi, tetapi rekening tersebut tidak dapat digunakan," ujar Habiburokhman sembari menegaskan agar pembukaan rekening itu dilakukan hari ini.

raiduan menyebutkan, pihaknya akan mengaktifkan kembali rekening Supriyono setelah sempat mendapat permintaan dari pihak Polri untuk melakukan pembatasan transaksi pada rekening Supriyono.(*)