Sulsel

Sebanyak 1.452 Calon Haji Gowa Bersiap, Kuota Pemberangkatan Tahun 2026 Naik 2 Kali Lipat

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Gowa, Haji Alim Bahri. (Unhas TV/Wandi Nojeng)

GOWA, UNHAS.TV - Jumlah jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melonjak tajam pada musim haji tahun 2026 ini. Jika tahun lalu hanya berkisar 570 hingga 600 orang, tahun ini jumlahnya mencapai 1.452 orang.

Kenaikan lebih dari 250 persen itu dipicu oleh bertambahnya kuota pemberangkatan dan akumulasi daftar tunggu jemaah yang telah lama menanti giliran.

Lonjakan itu terlihat dari ramainya aktivitas di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Gowa di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Rabu (22/4/2026).

Sejak pagi, para calon haji berdatangan untuk menuntaskan tahapan administrasi akhir sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Makassar.

Petugas memeriksa satu per satu dokumen jemaah, mulai dari paspor hingga surat keterangan kesehatan.

Verifikasi dilakukan secara teliti untuk memastikan tak ada hambatan pada saat keberangkatan yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa gelombang.

Selain dokumen, pengumpulan koper juga menjadi bagian penting dari persiapan akhir. Koper-koper itu diberi penanda khusus berupa label nama dan nomor kelompok terbang atau kloter agar mudah dikenali saat proses distribusi di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Gowa, Haji Alim Bahri, mengatakan peningkatan jumlah jemaah tahun ini tergolong sangat signifikan.

“Tahun ini Gowa akan memberangkatkan 1.450 orang, sedangkan sebelumnya hanya sekitar 570 sampai 600 orang,” kata Alim Bahri. Ia menyebut Kabupaten Gowa tahun ini terbagi dalam 10 kloter.

Pemberangkatan pertama dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, dari Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa. Rombongan pertama masuk dalam kloter 5 dengan jumlah 387 jemaah.

Menurut Alim, komposisi calon haji tahun ini juga menunjukkan rentang usia yang lebar. Jemaah tertua tercatat berusia 94 tahun, sedangkan yang termuda 17 tahun. Jemaah termuda itu berangkat sebagai pengganti orang tuanya yang meninggal.

Besarnya jumlah jemaah lanjut usia juga menjadi perhatian dalam persiapan pemberangkatan. Kantor Kementerian Haji menaruh perhatian pada kelengkapan administrasi, kesehatan, dan ketepatan distribusi barang bawaan agar seluruh proses berjalan lancar.

Seluruh koper yang telah lolos verifikasi kini siap diangkut ke Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebelum para jemaah diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Pemerintah setempat berharap seluruh tahapan berjalan tertib, mengingat besarnya jumlah jemaah tahun ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

(Wandi Nojeng / Unhas TV)