UNHAS.TV - Pagi belum sepenuhnya tinggi ketika halaman Kampus Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, mulai dipenuhi wajah-wajah baru.
Mereka datang dengan map, berkas, dan rasa gugup yang sulit disembunyikan. Hari itu, Rabu (1/7/2026), para calon mahasiswa baru bergilirian mengambil jas almamater. Selembar jas merah itu menjadi tanda awal mereka resmi masuk ke Kampus Merah, kampus Universitas Hasanuddin.
Di antara antrean panjang itu, Muhammad Farhel Makram berdiri dengan wajah sumringah. Remaja asal Kabupaten Gowa ini diterima di Program Studi Pendidikan Dokter.
Bagi Farhel, Unhas bukan sekadar kampus pilihan. Ia menyebutnya sebagai impian sejak masih duduk di bangku sekolah. “Senang sekali karena sudah resmi menjadi bagian dari Universitas Hasanuddin,” kata Farhel.
Ia sudah menyiapkan pakaian, tempat tinggal, dan perlengkapan kuliah. Namun, yang paling ia siapkan justru mental. “Ini pertama kali menginjakkan kaki di bangku kuliah. Suasananya tentu berbeda dengan SMA,” lanjut alumnus SMAN 1 Gowa atau akrab dikenal SALIS.
Cerita lain datang dari Nursyafirah, mahasiswa baru asal Mamuju yang diterima di Fakultas Kehutanan. Ia mengaku sulit tidur sebelum berangkat ke Unhas.
Rasa penasaran dan bahagia bercampur menjadi satu. “Ini pertama kalinya saya ke Unhas. Saya excited sekali,” ujarnya.
Firah memilih Unhas karena nama kampus ini sudah lama ia dengar dan berkelas internasional. Banyak pelajar di daerahnya menjadikan Unhas sebagai tujuan.
Ia pun ikut termotivasi. Di kampus ini, ia ingin belajar lebih percaya diri, mengekspresikan diri, dan mengikuti kegiatan kemahasiswaan.
Hal senada diutarakan Salwa Dwitya Soalihim, mahasiswa baru departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Di hari pengambilan jas almamater, ia membawa perasaan campur aduk. Ia senang, tetapi sedikit gemetar. Persiapannya bahkan sudah menyentuh kebutuhan praktikum.
“Saya sudah pesan jas laboratorium,” kata Salwa. Ia berharap bisa menjalani masa kuliah dengan lancar dan melewati MKPK tanpa stres.
Kisah Farhel, Firah, dan Salwa menggambarkan suasana umum mahasiswa baru Unhas tahun akademik 2026/2027.
Mereka datang dari latar berbeda, membawa harapan yang tidak sama, tetapi bertemu di titik yang serupa: memulai hidup baru sebagai mahasiswa.
Pihak kampus menjadwalkan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB secara serentak pada 11 Agustus 2026.
Kegiatan itu akan menjadi pintu pertama bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, organisasi, dan budaya kampus.
Bagi mahasiswa Unhas, jas merah itu bukan hanya pakaian. Ia menjadi penanda kebanggaan, perubahan status, tanggung jawab, dan perjalanan panjang yang baru saja dimulai.
(Mustika Syaharuddin / Waode Syafiqa Hania Britany Lutsfi / Unhas TV)
JAS MERAH - Nursyafirah, mahasiswa baru Fakultas Kehutanan asal Mamuju, mengenakan jas merah yang baru diambilnya di Gedung Pertemuan Ilmiah (GPI), Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Rabu (1/7/2026). (Unhas TV / Waode Syafiqa Hania Britany Lutsfi)





-300x200.webp)


