MAKASSAR, UNHAS.TV - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin kini menghadirkan mesin layanan mandiri administrasi mahasiswa, Senin (10/8/2026).
Inovasi ini memungkinkan mahasiswa mengurus berbagai berkas administrasi secara mandiri tanpa harus datang langsung ke bagian akademik.
Mesin layanan mandiri administrasi mahasiswa ini untuk pertama kalinya digunakan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG Unhas).
Kehadirannya menjadi salah satu inovasi dalam mempercepat dan mempermudah pelayanan administrasi bagi mahasiswa.
Melalui mesin tersebut, mahasiswa dapat mengurus berbagai berkas administrasi yang bersifat reguler secara lebih cepat dan praktis. Mahasiswa cukup memasukkan Nomor Induk Mahasiswa atau NIM dan kata sandi Neosia pada mesin layanan mandiri.
Setelah proses verifikasi berhasil, berkas administrasi yang dibutuhkan dapat langsung diproses dan dicetak melalui mesin tersebut.
Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan administrasi sekaligus mengurangi kebutuhan mahasiswa untuk mengurus berkas secara langsung di bagian akademik.
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc mengapresiasi hadirnya mesin layanan mandiri yang disebut sebagai One Stop Service.
Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi model layanan yang dikembangkan dan diterapkan di fakultas lain di lingkungan Universitas Hasanuddin.
“One Stop Service yang sangat keren, sehingga kami meng-endorse. Kami berharap bahwa nanti seluruh mahasiswa FKG, tentu ini baru untuk FKG, yang mengoptimalkan ini," ujar Prof Jamaluddin.
"Tapi nanti seluruh fakultas kita akan coba membuatkan fasilitas yang sama, sehingga masyarakat yang membutuhkan surat-surat yang sifatnya reguler ini sudah bisa langsung dibuat di sini,” lanjutnya.
Rektor Unhas menyebut penerapan layanan mandiri tersebut tidak hanya akan dikembangkan untuk mahasiswa FKG Unhas. Ke depan, Unhas berencana mendorong penerapan fasilitas serupa di seluruh fakultas.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat layanan administrasi yang bersifat reguler menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mahasiswa maupun masyarakat tidak perlu melalui proses administrasi secara manual untuk memperoleh dokumen yang dibutuhkan.
Selain menjadi fasilitas layanan bagi mahasiswa, One Stop Service ini juga merupakan hasil pengembangan dan perancangan Universitas Hasanuddin.
“One Stop Service Unit ini dibuat sendiri, dipikirkan sendiri, dan dirancang sendiri oleh Universitas Hasanuddin. Nanti melalui perusahaan Unhas yang akan membuat produk ini, mudah-mudahan juga bisa kita jual ke universitas lain,” ungkap Prof. Jamaluddin.
Pengembangan produk melalui perusahaan Unhas tersebut diharapkan dapat membuka peluang agar inovasi layanan mandiri ini tidak hanya dimanfaatkan di lingkungan Universitas Hasanuddin, tetapi juga dapat dikembangkan untuk digunakan oleh perguruan tinggi lain.
Kehadiran mesin layanan mandiri administrasi mahasiswa menjadi salah satu langkah Universitas Hasanuddin dalam mendorong transformasi digital layanan akademik.
Melalui inovasi ini, proses pengurusan administrasi diharapkan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien, sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi mahasiswa.
(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)
LAYANAN MANDIRI - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menghadiri peluncuran penggunaaan mesin layanan mandiri administrasi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (10/8/2026). (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)




-300x175.webp)
-300x168.webp)


