GOWA, UNHAS.TV - Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukuhkan kiprahnya di kancah akademik internasional, lewat International Conference on Research in Engineering and Science Technology atau IC-REST 2025, Rabu (27/8/2025).
Event ini, Teknik Unhas menghadirkan pembicara dari berbagai negara, khususnya di lingkup ASEAN, untuk membahas gagasan dan inovasi terkini di bidang sains dan teknologi.
Konferensi internasional tahunan ini memasuki tahun ketiga. Tahun ini, ICREST mengusung tema “The Smart Engineering Innovation for Mitigation Disruption Toward Global Sustainability”, yang menyoroti inovasi teknik cerdas sebagai jawaban atas era disrupsi global dan kebutuhan keberlanjutan.
Tercatat lebih dari seratus makalah ilmiah dipresentasikan dalam forum ini, meningkat signifikan dibanding 70 makalah pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Para peneliti dari Jepang, Malaysia, Singapura, Vietnam, hingga Indonesia turut berpartisipasi membagikan riset terkini mereka.
Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof Dr Eng Ir Muhammad Isran Ramli ST MT IPM ASEAN Eng menegaskan bahwa ICREST 2025 tidak hanya menjadi ajang akademik semata, tetapi juga ruang jejaring internasional.
“Konferensi ini merupakan wadah jejaring bagi para akademisi dan peneliti, baik nasional maupun internasional. Kami berharap hasil riset yang dipresentasikan dapat memberi solusi inovatif dalam memitigasi tantangan era disrupsi, sekaligus mendorong keberlanjutan global,” ujar Prof. Isran dalam sambutan pembukaan.
Menurutnya, meningkatnya jumlah makalah tahun ini menjadi indikator positif berkembangnya minat akademisi untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah berskala global.
Ketua Panitia ICREST 2025, Dr Sc Muhammad Sulhuzair Burhanuddin ST MT menambahkan, konferensi ini konsisten dilaksanakan untuk mengakomodasi publikasi dan exposure penelitian mahasiswa maupun dosen.
“Konferensi ini sudah tiga tahun kami laksanakan untuk mengakomodasi publikasi dan exposure penelitian mahasiswa maupun dosen. Tahun ini jumlah makalah meningkat signifikan menjadi 110 submission. Kami juga mengundang pemateri dari berbagai negara ASEAN untuk memperkuat kolaborasi riset,” jelas Sulhuzair.
Salah satu sesi penting dalam konferensi adalah paparan keynote speaker dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Dr Abang MS Nugraha. Ia membawakan materi mengenai peluang energi berbasis hidrogen yang dinilai potensial untuk masa depan.
“Topik yang saya bawakan terkait hidrogen sebagai sumber energi berkelanjutan. Sulawesi memiliki potensi besar karena kondisi geologisnya. Saya berharap akan ada lebih banyak penelitian tentang hidrogen sehingga bisa menjadi sumber energi masa depan yang ramah lingkungan,” ungkap Abang.
Selain NTU Singapura, pembicara lain juga turut hadir, di antaranya Dr Nguyen Manh Dung dari Vietnam National University, Assoc Prof Ir Dr Shubadin bin Mat dari Universiti Teknologi Malaysia, Assoc Prof Yasutaka Sagawa dari Kyushu University Jepang, serta Dr Eng Achmad Yasir Baeda ST MT dari Unhas.
Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu
ICREST 2025 resmi dibuka pada pukul 08.30 Wita di Kampus Fakultas Teknik Unhas, Gowa. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan kehadiran ratusan peserta dari berbagai institusi akademik dan industri.
Prof. Isran menekankan, konferensi ini tidak sekadar forum presentasi, melainkan wadah kolaborasi lintas disiplin yang diharapkan dapat menghasilkan diskusi produktif.
“Acara ini adalah wadah untuk berkolaborasi antar disiplin ilmu dan membangun jejaring secara global. Kami berharap para presenter tidak hanya memaparkan hasil penelitiannya, tetapi juga berdiskusi dan bertukar pikiran sehingga lahir gagasan baru yang berdampak nyata,” ujarnya.
Secara umum, makalah yang diterima akan dipublikasikan dalam prosiding bereputasi dan terindeks internasional, termasuk Scopus, Inspec, dan WoS.
Publikasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan akademik para peneliti serta memperkuat kontribusi Fakultas Teknik Unhas dalam dunia ilmiah internasional.
Dengan kehadiran lebih dari 110 makalah dan partisipasi peneliti lintas negara, ICREST 2025 menegaskan posisi Fakultas Teknik Unhas sebagai pusat akademik aktif yang konsisten mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Forum ini diharapkan melahirkan terobosan inovatif yang mampu menjawab tantangan global sekaligus memperkuat fondasi menuju masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.
(Rahmatia Ardi / Zulkarnaen Jumar Taufiq / Unhas.TV)