Kesehatan
Sosial

Tiga Hari MCU di FT Unhas, Dosen dan Tendik Antusias Cek Kesehatan Secara Berkala

CHECK UP - Dosen dan tenaga kependidikan (Tendik) Fakultas Teknik Unhas Gowa antusias melakukan cek kesehatan secara berkala pada program MCU Goes to Unit di FT Unhas, Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, Selasa (2/6/2026). MCU di FT Unhas bakal digelar selama tiga hari. (Unhas TV/Venny Septiani Semuel)

GOWA, UNHAS.TV - Program *Medical Check Up* atau MCU Universitas Hasanuddin melalui program “Unhas Sehat” kembali digelar. Kali ini, kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut menyasar dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teknik Unhas.

Kegiatan berlangsung di Exhibition Hall Gedung *Center of Technology* Fakultas Teknik Unhas, Gowa, mulai Selasa, 2 Juni hingga Kamis, 4 Juni 2026.

Sejak hari pertama, peserta tampak berdatangan untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan. Program yang dilaksanakan melalui Subdirektorat K3 dan Kesejahteraan Universitas Hasanuddin itu menjadi bagian dari upaya kampus mendorong kesadaran pemeriksaan kesehatan berkala di lingkungan kerja.

Kepala Tata Usaha Fakultas Teknik Unhas, Dra Rakhmawita MM mengatakan kegiatan MCU mendapat sambutan baik dari dosen maupun tenaga kependidikan. Menurut dia, antusiasme peserta terlihat sejak awal pelaksanaan.

“Program MCU yang dikeluarkan Unhas itu sangat bagus dan disambut dengan sangat baik oleh tendik maupun dosen yang ada di Fakultas Teknik. Mereka sangat antusias. Kadang yang mau mengajar itu bahkan datang dulu mendaftar sebelum mengajar,” kata Rakhmawita.

Ia menyebut program tersebut telah menjadi salah satu layanan yang ditunggu civitas akademika. Pemeriksaan kesehatan di lingkungan fakultas dianggap memudahkan pegawai yang selama ini kerap terkendala waktu untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Menurut Rakhmawita, keberadaan MCU membantu pegawai mengetahui kondisi tubuhnya secara lebih dini. Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk melakukan tindak lanjut medis apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.



Kepala Tata Usaha Fakultas Teknik Unhas, Dra Rakhmawita. (Unhas TV/Venny Septiani)


“Manfaatnya tentu sangat bagus. Biasanya karena faktor waktu mereka sulit mengunjungi klinik. Setelah mengetahui hasil MCU, bisa langsung ada tindak lanjut. Yang tadinya tidak tahu ada penyakit, setelah MCU jadi tahu dan bisa berobat,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah kondisi yang kerap baru diketahui setelah pemeriksaan laboratorium, seperti kolesterol tinggi dan asam urat tinggi.

Menurut Rakhmawita, banyak pegawai sebelumnya tidak menyadari kondisi tersebut karena tidak rutin melakukan uji laboratorium.

Program MCU ini, kata dia, telah berjalan selama beberapa tahun dan memberikan dampak positif bagi civitas akademika. Pegawai menjadi lebih memahami kondisi kesehatan masing-masing serta lebih terdorong melakukan penanganan sejak dini.

Meski demikian, Rakhmawita berharap pelaksanaan MCU di Fakultas Teknik dapat diperpanjang pada tahun-tahun berikutnya. Durasi tiga hari dinilai belum sepenuhnya menjangkau seluruh dosen dan tenaga kependidikan, terutama mereka yang sedang menjalankan tugas di luar kota.

“Kalau bisa di Fakultas Teknik ditambah harinya. Sekarang cuma tiga hari. Kalau bisa satu minggu, supaya yang sedang berada di luar kota pada tanggal 2 sampai 4 Juni juga bisa mengikuti MCU,” katanya.

Melalui program “Unhas Sehat”, Universitas Hasanuddin berupaya memperkuat lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Pemeriksaan kesehatan berkala diharapkan tidak hanya menjadi layanan rutin, tetapi juga bagian dari budaya pencegahan penyakit di lingkungan kampus.

(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)