News

TNI AU: Sukhoi yang Tergelincir di Maros karena Sistem Pengereman Bermasalah

UNHAS.TV - Pesawat jet tempur TNI AU dari jenis Sukhoi Su-30 MK2 yang tergelincir dari landasan pacu ternyata akibat tidak berfungsinya sistem pengereman di pesawat buatan Rusia itu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menegaskan hal itu melalui pernyataan resmi. "​TNI Angkatan Udara menyampaikan bahwa telah terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat."

"​Dalam rangkaian test flight tersebut, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan. ​Saat melaksanakan pengereman, terjadi kendala teknis pada sistem pengereman yang tidak berfungsi secara maksimal." 

"Hal ini menyebabkan pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 meluncur melebihi batas penghentian normal hingga tergelincir keluar sejauh 30 meter dari batas ujung Runway 13 Lanud Sultan Hasanuddin Maros."

"​Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman tanpa cedera sedikit pun. Sistem keselamatan standar penerbangan militer berfungsi dengan baik dalam meminimalkan dampak insiden. ​Selanjutnya, pesawat telah berhasil ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh, evaluasi teknis, serta perbaikan sistem pengereman sebelum disiapkan untuk melaksanakan tahapan uji terbang berikutnya."

Sukhoi Su-30 MK2 adalah pesawat tempur hasil pengembangan dari Sukhoi Su-27UB yang dibuat secara khusus sebagai pesawat tempur multiperan. Pesawat bermesin ganda turbofan afterburning AL-31F ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum 2 kali kecepatan suara (Mach 2).

Pesawat ini dapat terbang jauh hingga 3 ribu kilometer tanpa pengisian ulang yang memungkinkan pesawat ini dapat diandalkan untuk penghadangan hingga penyerangan dari udara ke udara atau dari udara ke darat.

Demi pengamanan wilayah timur Indonesia, TNI AU menempatkan sejumlah jet tempur Sukhoi Su-27SK/SKM dan Sukhoi Su-30MK/MK2 di Skuadron Udara 11 yang berpangkalan di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros.(*)