Ekonomi
Mahasiswa

UMKM Bonto Maccini Kini Lebih Mudah Ditemukan Berkat Program Digitalisasi Mahasiswa KKN-T Unhas

DIGITALISASI UMKM - Mahasiswa KKN Tematik Unhas Iva Nayla Ramadhani, menjalankan program digitalisasi UMKM di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Jumat (24/7/2026). (Dok KKN-T Unhas)

BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Unhas, Iva Nayla Ramadhani, menjalankan program digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Jumat (24/7/2026).

Program itu dilakukan melalui pendataan dan pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Kegiatan dimulai dengan mendata pelaku UMKM di setiap dusun.

Iva kemudian mengambil titik koordinat, mendokumentasikan tempat usaha, serta memasukkan lokasi tersebut ke layanan peta digital. Langkah ini ditujukan agar tempat usaha lebih mudah ditemukan masyarakat dan calon pelanggan dari luar desa.

"Sasaran program mencakup warung sembako, warung makan, toko kelontong, penjual jajanan dan kue, serta usaha rumahan lain yang belum tercatat di Google Maps," ujar Iva Nayla Ramadhani.

Kehadiran lokasi usaha pada platform digital dinilai dapat memperluas peluang promosi sekaligus meningkatkan visibilitas UMKM.

Pemerintah Desa Bonto Maccini mendukung pelaksanaan program tersebut. Para pemilik usaha juga menunjukkan antusiasme dengan memberikan informasi mengenai usaha mereka selama proses pendataan dan pendaftaran berlangsung.



DIGITALISASI UMKM - Mahasiswa KKN Tematik Unhas Iva Nayla Ramadhani, berkonsultasi dengan Kepala Desa Bonto Maccini, Kabupaten Bantaeng, H Ramli untuk menjalankan program digitalisasi UMKM, Jumat (24/7/2026). (Dok KKN-T Unhas)


“Program ini sangat membantu pelaku UMKM karena lokasi usaha menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat maupun calon pelanggan dari luar desa,” kata Kepala Desa Bonto Maccini H Ramli. Ia berharap seluruh UMKM di desa tersebut dapat didata secara bertahap.

Melalui identitas digital, calon konsumen dapat memperoleh petunjuk menuju lokasi usaha dan menemukan informasi dasar sebelum berkunjung.

Pendaftaran pada Google Maps juga memberi peluang bagi usaha rumahan yang sebelumnya kurang dikenal untuk menjangkau pasar lebih luas.

Program kerja individu itu menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T Unhas mendorong transformasi digital di tingkat desa.

Pendataan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencantuman titik lokasi, tetapi turut membangun kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi untuk pemasaran.

Digitalisasi UMKM ini menjadi langkah awal dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Bonto Maccini.

Dengan lokasi usaha yang semakin mudah diakses, pelaku UMKM berpeluang memperluas jangkauan pelanggan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan di tengah persaingan pasar yang kian terbuka. (*)