MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Fukuoka Institute of Technology (FIT), Jepang, sepakat menjalin kerja sama riset bersama yang ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman.
Penandatanganan dilakukan Prof Yang-Joong Yun (Dekan Fakultas Kajian Sosio Lingkungan) mewakili Presiden FIT Riichi Murayama, bersama Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc di Ruang Rapat Rektor, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin (16/3/2026).
Delegasi FIT yakni Prof Yang-Joong Yun, Prof Yoji Fujii (Kepala Program Sarjana Kajian Sosio Lingkungan) dan Prof Akira Tai. Turut mendampingi dari Unhas, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM(K), Ketua LPPM Prof dr Muhammad Nasrum Massi PhD SpMK(K), dan Wakil Dekan Fakultas Teknik.(*)
menjadi langkah strategis yang menegaskan komitmen kedua institusi untuk memperluas kemitraan yang berorientasi pada penguatan kapasitas riset, mobilitas akademik, dan pertukaran pengetahuan lintas negara.
Prof JJ menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi yang terus diperkuat. Unhas terbuka memperluas kemitraan global guna meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Berbagai capaian yang diraih Unhas mencerminkan komitmen untuk terus berkembang sekaligus memperluas kontribusi dan dampaknya bagi masyarakat.
"Kolaborasi dengan FIT dapat berkembang lebih luas pada masa mendatang, termasuk melalui program pendidikan inovatif berbasis penelitian. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah program double degree berbasis riset," jelas Prof JJ.
Prof JJ juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan sektor industri sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan global. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan dengan industri di Jepang maupun Indonesia.
Prof Yang-Joong Yun menyampaikan, Indonesia merupakan mitra strategis Jepang, termasuk dalam penguatan kerja sama pendidikan tinggi. Hubungan diplomatik yang kuat antara kedua negara menjadi pondasi penting bagi pengembangan kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
Prof Yang Joong Yun juga menyampaikan antusiasme mereka dalam membangun kemitraan dengan Unhas. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, inovasi teknologi, serta pengalaman akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi.
Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua universitas sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif. Program tersebut meliputi pertukaran mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, pertukaran dosen, peneliti, dan staf akademik, serta pelaksanaan kegiatan riset bersama yang berfokus pada isu-isu lingkungan strategis, termasuk penanganan banjir di Kota Makassar, sebagai kontribusi akademik dalam mendukung solusi pembangunan perkotaan berkelanjutan.(*)
undefined








