Pendidikan

Unhas Gelar Kuliah Umum Metabolomics untuk Pengembangan Pangan Fungsional dan Kesehatan

KULIAH UMUM - Dosen Osaka University Jepang, Prof Sastia Prama Putri PhD tampil sebagai narasumber dalam kuliah umum bertajuk “Metabolomics for Health and Wellbeing: An Integrated Platform for Functional Food Development”, di Ruang Senat Lantai 2 Unhas, Senin (10/8/2026). (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kuliah umum bertajuk “Metabolomics for Health and Wellbeing: An Integrated Platform for Functional Food Development”, di Ruang Senat Lantai 2 Unhas, Senin (10/8/2026).

Kuliah umum tersebut menghadirkan Prof Sastia Prama Putri PhD, Lecturer at Osaka University, Japan, sebagai narasumber.

Kegiatan dimoderatori oleh Prof Dr Dahlang Tahir MSi serta dihadiri Wakil Rektor I Unhas Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM(K), para guru besar, dosen, peneliti, dan mahasiswa Unhas.

Dalam sambutannya, Prof Ruslin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof Sastia Prama Putri di Unhas. Ia menilai kuliah umum tersebut menjadi kesempatan penting bagi sivitas akademika untuk memperoleh wawasan sekaligus membuka peluang kerja sama riset yang lebih luas.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan saat ini membutuhkan kemitraan strategis dan kolaborasi lintas keilmuan agar hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat menghasilkan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

“Bidang ilmu itu terus berkembang dan kita membutuhkan mitra strategis dalam perkembangan keilmuan. Untuk memberi dampak lebih besar, menghasilkan suatu produk, dan akhirnya manfaatnya bisa kita lihat lebih luas, pasti harus ada kombinasi keilmuan dan kerja sama keilmuan,” ujar Prof. Ruslin.

Ia menambahkan, perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada aspek teaching dan research, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan hilirisasi terhadap hasil karya, pemikiran, dan inovasi yang dihasilkan di lingkungan universitas.

“Perguruan tinggi saat ini tidak lagi melihat hanya sebatas teaching, bukan hanya sebatas research, tapi bagaimana kita bisa menghilirisasi suatu hasil karya, pemikiran, dan inovasi-inovasi yang ada di tingkat universitas,” jelasnya.



KULIAH UMUM - Dosen Osaka University Jepang, Prof Sastia Prama Putri PhD tampil sebagai narasumber dalam kuliah umum bertajuk “Metabolomics for Health and Wellbeing: An Integrated Platform for Functional Food Development”, di Ruang Senat Lantai 2 Unhas, Senin (10/8/2026). (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)


Prof Ruslin juga mendorong agar pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi riset antara Unhas dan Osaka University. Ia berharap para peneliti Unhas dapat terlibat dalam berbagai proyek riset internasional yang dikembangkan bersama.

“Ke depannya mungkin kita berharap sudah ada lagi leading joint research yang bisa dikembangkan. Saya tahu persis di Jepang pasti banyak proyek-proyek research. Ajaklah satu, dua, tiga researcher yang ada di Unhas,” katanya.

Dalam kuliah umumnya, Prof. Sastia Prama Putri membahas peran metabolomik dalam mengidentifikasi berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya yang terdapat pada sumber pangan asli Indonesia.

Prof. Sastia menjelaskan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya pangan yang sangat besar. Namun, potensi tersebut perlu dikembangkan secara optimal agar keragaman pangan Indonesia dapat lebih banyak dimanfaatkan dalam pola konsumsi masyarakat sehari-hari.

“Bagaimana kita bisa mengembangkan sumber daya Indonesia yang sangat luar biasa kaya, tapi bisa mengatasi gap antara diversity yang ada di dalam Indonesia dengan dietary diversity yang sebetulnya ada di makanan kita sehari-hari,” ungkap Prof. Sastia.

Identifikasi Senyawa bagi Kesehatan

Menurutnya, metabolomik dapat memainkan peran penting dalam mengidentifikasi senyawa-senyawa yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi dasar dalam pengembangan pangan fungsional.

“Bagaimana metabolomik itu bisa memainkan peran kunci untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan bagaimana kita bisa mengolah makanan-makanan tersebut menjadi pangan fungsional yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Melalui pendekatan metabolomik, kekayaan sumber daya pangan Indonesia diharapkan dapat dipetakan dan dikembangkan secara lebih optimal.

Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan riset dan publikasi ilmiah, tetapi juga melahirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Prof. Sastia berharap pengetahuan yang disampaikan dalam kuliah umum tersebut dapat mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan, salah satunya melalui pengembangan produk pangan fungsional yang berpotensi mendukung kesehatan masyarakat dan membantu menurunkan risiko berbagai gangguan metabolik di Indonesia.

Kuliah umum ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antara akademisi, peneliti, serta mahasiswa. Forum tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan riset pangan, metabolomik, dan inovasi kesehatan.

Pada akhir kegiatan, Unhas menyerahkan cinderamata kepada Prof Sastia Prama Putri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pemaparannya dalam kuliah umum.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unhas memperkuat ekosistem riset dan kolaborasi internasional, sekaligus mendorong agar hasil penelitian dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi inovasi dan produk yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)