Mahasiswa
Pendidikan

Unhas Nobatkan Mahasiswa Berprestasi 2026, Pemenang Disiapkan Tembus Kompetisi Nasional

MAPRES 2026 - Unhas memilih para pemenang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 2026 di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Kampus Unhas Tamalanrea, Kamis (2/4/2026). (Unhas TV/Rahmatia Ardi)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) mengumumkan para pemenang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2026 dalam penganugerahan yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Kampus Unhas Tamalanrea, Kamis (2 /3/2026).

Ajang tahunan ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan panggung untuk menegaskan bahwa prestasi lahir dari proses panjang, disiplin, dan ketekunan.

Sebanyak 18 finalis tampil pada babak akhir. Mereka terdiri atas tujuh finalis kategori utama, delapan finalis kategori pratama, dan tiga finalis jenjang diploma atau vokasi. Para finalis sebelumnya melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat sejak tingkat fakultas hingga universitas.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Prestasi dan Talenta Mahasiswa Unhas, Prof Dr Ir Suhasman SHut MSi mengatakan kampus telah memulai proses seleksi jauh sebelum arahan teknis dari kementerian terbit.

“Ini rangkaiannya panjang ya, sebelum ada penyampaian dari kementerian, kami sudah bergerak karena ini event tahunan,” kata Suhasman.

Menurut dia, seleksi dimulai dari tingkat fakultas sebelum menyaring 88 mahasiswa di tingkat universitas. Mereka kemudian mengikuti validasi capaian unggulan, tes bahasa Inggris, dan asesmen psikologi. Dari proses itu, dipilih grand finalis dari masing-masing kategori.

“Hingga akhirnya terpilih grand finalis dari masing-masing kategori yang kita saksikan hari ini sebagai hasil dari seluruh proses tersebut,” ujar Suhasman.

Acara penganugerahan diisi dengan penampilan para finalis kategori utama dan vokasi, lalu dilanjutkan finalis kategori pratama. Masing-masing finalis juga menyampaikan pidato singkat yang merekam perjalanan mereka dalam meraih prestasi.

Suasana acara memperlihatkan bahwa kompetisi ini tidak hanya menilai capaian, tetapi juga kemampuan peserta menyampaikan gagasan dan pengalaman.

Suhasman menambahkan, pemenang kategori utama dan diploma akan mewakili Universitas Hasanuddin pada kompetisi tingkat lanjutan hingga nasional. Artinya, hasil pemilihan ini menjadi pintu masuk bagi Unhas untuk mengirim wakil terbaiknya ke panggung yang lebih luas.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi SE MBA PhD, menegaskan mahasiswa berprestasi tidak semata diukur dari hasil akhir.

Yang lebih penting, kata dia, adalah perjalanan yang membentuk daya tahan, karakter, dan kapasitas mahasiswa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dosen dan pembimbing yang selama ini mendampingi mahasiswa.

Salah satu pemenang, Raden Dewi Salma Khairunnisaa Nur Fathonah Padmadipoera, juara I kategori pratama jenjang sarjana, menyebut manajemen waktu sebagai tantangan terbesarnya.

“Tantangannya lebih ke waktu, karena dari pendidikan dokter jadwalnya padat sekali, dari pagi sampai sore, ditambah belajar mandiri dan organisasi,” kata Dewi.

Melalui ajang ini, Unhas berharap terus melahirkan mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

(Rahmatia Ardi / Unhas TV)