BARRU, UNHAS.TV - Mahasiswa peserta Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Fahutan Unhas) ikut terlibat dalam kegiatan penyuluhan masyarakat desa di Kabupaten Barru, Selasa (14/4/2026) lalu.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Harapan itu merupakan agenda rutin UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ajatappareng untuk memperkuat kapasitas warga di sekitar kawasan hutan.
Ketua tim peserta magang Unhas, Indra, mengatakan, penyuluhan dilakukan dengan metode anjangsana, yakni kunjungan langsung kepada kelompok tani hutan di desa tersebut.
"Cara ini dipilih agar penyampaian materi berlangsung lebih personal, dialogis, dan sesuai dengan kebutuhan warga. Sejumlah masyarakat desa hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias," ujarnya.
Materi utama yang diberikan kepada warga ialah teknik pembibitan tanaman kopi. Penyuluh menjelaskan tahapan pembibitan, mulai dari pemilihan benih, penyiapan media tanam, hingga perawatan bibit.
"Materi itu ditujukan untuk menambah pengetahuan masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan bibit kopi yang lebih baik," lanjut mahasiswa Kehutanan angkatan 2023 itu.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar mudah dipahami peserta. Seusai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam sesi ini, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi di lapangan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan lahan dan pengembangan bibit tanaman.
Setelah sesi di dalam forum, kegiatan berlanjut dengan metode anjang karya, yaitu kunjungan langsung ke lokasi garapan masyarakat.
.webp)
PENYULUHAN - Mahasiswa MKPK Fahutan Unhas turun ke lapangan memberikan penyuluhan untuk warga Desa Harapan, Kabupaten Barru, Selasa (14/4/2026). (Dok MKPK Fahutan Unhas)
Di lapangan, penyuluh bersama warga meninjau kondisi lahan sekaligus mendiskusikan penerapan materi yang telah diberikan.
Pendekatan ini diharapkan membuat penyuluhan tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
Mahasiswa peserta MKPK Fakultas Kehutanan Unhas turut mendampingi jalannya penyuluhan. Mereka membantu penyuluh dalam berinteraksi dengan warga, mengikuti kegiatan lapangan, serta terlibat dalam proses pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Indra mengatakan kegiatan semacam ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. “Dengan adanya kegiatan seperti ini yang dilakukan oleh KPH Ajatappareng sangat membantu masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan,” ujarnya.
Melalui kombinasi anjangsana dan anjang karya, penyuluhan ini diharapkan menjadi sarana peningkatan kapasitas warga desa dalam mengelola sumber daya hutan secara bijak, produktif, dan berkelanjutan. (*)
PENYULUHAN - Mahasiswa MKPK Fahutan Unhas turun ke lapangan memberikan Penyuluhan Masyarakat Desa Harapan, Kabupaten Barru, Selasa (14/4/2026). (Dok MKPK Fahutan Unhas)








