News

Unhas Siapkan Acara Megah di Hotel Four Seasons Jakarta, Bakal Hadirkan Menteri ESDM dan Menteri Lingkungan Hidup

undefined

JAKARTA, UNHAS.TV – Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) 2026, ajang penghargaan nasional yang mengapresiasi inovasi di bidang sosial, lingkungan, dan teknologi.

Malam penganugerahan dijadwalkan berlangsung di Hotel Four Seasons Jakarta pada Senin, 14 September 2026. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, serta pengusaha nasional Arsjad Rasjid.

Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Universitas Hasanuddin, Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D., di Aloft Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua Tim Teknis Harian InTechSEA 2026 Andi Ninnong Renita Relatami, S.Pi., M.Si., Komisaris PT Hadin Metavisi Akademika Dr. Eka Sastra, Komisaris PT Hadin Media Nusantara Hendra Noor Saleh, serta perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup.

"Pertemuan ini membahas berbagai persiapan teknis dan substansi pelaksanaan InTechSEA 2026, termasuk penguatan kolaborasi dengan sejumlah kementerian agar ajang penghargaan ini memiliki dampak yang lebih luas di tingkat nasional," kata Citra.

Salah satu hasil penting dari rangkaian persiapan tersebut adalah kepastian kehadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada malam penganugerahan. Kepastian itu diperoleh setelah Dr. Eka Sastra melakukan audiensi dengan Menteri ESDM yang turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Prof. Ahmad Erani Yustika beberapa hari lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian ESDM menyambut positif penyelenggaraan InTechSEA 2026 sekaligus mengusulkan penambahan kategori Hilirisasi Pertambangan. Kategori baru itu diharapkan menjadi bentuk apresiasi terhadap perusahaan maupun institusi yang berhasil menghadirkan inovasi dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.

Dalam pertemuan semalam, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup mengusulkan agar InTechSEA tidak hanya melibatkan kalangan korporasi, tetapi juga mahasiswa. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penyelenggaraan Lomba Esai Inovasi Mahasiswa untuk menjaring gagasan mengenai lingkungan hidup, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Pelaksanaan InTechSEA 2026 dipercayakan kepada PT Hadin Media Nusantara, perusahaan yang mengelola Unhas TV, sebagai penyelenggara utama.

Komisaris PT Hadin Media Nusantara Hendra Noor Saleh mengatakan pihaknya siap menghadirkan penyelenggaraan InTechSEA dengan standar nasional.

"Kami ingin Unhas menjadi sentrum perubahan. Dengan melibatkan korporasi nasional, kementerian, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan, InTechSEA diharapkan memiliki gaung yang kuat di tingkat nasional. Unhas siap mengambil peran dalam mendorong transformasi dan tata kelola korporasi yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berpihak pada kelestarian lingkungan," ujar Hendra.

IntechSEA Lebih Bergaung

InTechSEA merupakan ajang penghargaan yang diinisiasi Universitas Hasanuddin untuk memberikan apresiasi kepada kementerian, pemerintah daerah, BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, lembaga filantropi, hingga komunitas yang menghadirkan inovasi di bidang sosial, lingkungan, dan teknologi.

Tahun ini, InTechSEA mengusung tema "Collaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future". 

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas Asmi Citra Malina mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum membawa InTechSEA ke panggung nasional.

"Sebenarnya acara ini sudah bergaung di level nasional. Namun, kami ingin agar lebih bergaung, melibatkan para pengambil kebijakan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan nasional. Harapannya, InTechSEA menjadi salah satu referensi nasional dalam memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial, lingkungan, dan teknologi," ujarnya.

Menurut Citra, penyelenggaraan di Jakarta juga menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Unhas sebagai penghubung antara dunia akademik, pemerintah, dan industri dalam mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan perdana tahun 2025, InTechSEA digelar di Unhas Hotel and Convention Makassar dan berhasil menghimpun 156 peserta dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, perusahaan swasta, hingga organisasi non-profit.

Sejumlah perusahaan besar seperti PT PLN (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, PT Vale Indonesia Tbk, PT Hengjaya Mineralindo, PT Ranger Nickel Industry, PT Henjaya Nickel Industry, PT Oracle Nickel Industry, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo, hingga Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan turut berpartisipasi.

Keberhasilan penyelenggaraan perdana tersebut menjadi modal bagi Universitas Hasanuddin untuk meningkatkan skala InTechSEA pada tahun ini dengan memusatkan malam penganugerahan di Jakarta.

InTechSEA 2026 terbuka bagi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, perusahaan swasta nasional maupun multinasional, lembaga filantropi, organisasi non-profit, komunitas inovator, serta perguruan tinggi yang memiliki program berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Selain kategori CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, Kebencanaan dan Resiliensi Iklim, Environment, Keanekaragaman Hayati, dan CSR International Awards, panitia juga tengah menyiapkan kategori baru Hilirisasi Pertambangan sebagai tindak lanjut atas masukan Kementerian ESDM. 

Pendaftaran peserta InTechSEA 2026 dibuka hingga 10 Agustus 2026, dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan substansi, presentasi finalis pada 18–21 Agustus 2026, sebelum malam penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2026 di Jakarta.