MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menyebarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya orangtua murid, para murid sekolah menengah atas dan sederajat, serta pihak guru dan sekolah, agar berkomitmen menghindari praktik curang selama penerimaan mahasiswa baru tahun 2026.
Tim Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2026 menegaskan hal itu pada sosialisasi yang berlangsung paralel di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan, 19 sampai 23 Januari 2026.
Pada Senin (19/1/2026), sosialisasi dan promosi berlangsung di delapan kabupaten dan kota yaitu Maros, Pangkep, Gowa, Bone, Jeneponto, Parepare, Soppeng, dan Kepulauan Selayar
Ada empat topik utama yang dijelaskan yakni mekanisme dan prosedur SNPMB 2026, pengenalan program studi di Universitas Hasanuddin, PMB Unhas melalui jalur prestasi, olahraga, seni, dan keilmuan, serta Beasiswa Kartu Indonesia Pintar - Kuliah (KIP-K).
Secara garis besar, tidak ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Terdapat tiga jalur masuk PTN, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Test - Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK), dan Jalur Mandiri.
Setiap kampus mempunyai kebijakan Jalur Mandiri yang berbeda-beda. Khusus di Universitas Hasanuddin, terdapat 12 kelompok untuk Jalur Mandiri, yaitu Jalur Seleksi Mandiri (JSM) UTBK, Jalur Seleksi Mandiri (JSM) Non-UTBK, Jalur Afirmasi Disabilitas, Jalur Kerja Sama dan Afirmasi, Jalur Prestasi, Olaraga, dan Keilmuan (POSK), Jalur Kelas Internasional, Jalur Ketua OSIS, Jalur Talent Showcase, Jalur SMK Berprestasi, Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Jalur Mandiri ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi), dan Jalur Mahasiswa Asing.
Pada setiap Jalur dalam SNPMB, panitia pusat telah menetapkan jadwal dan tahapan yang ketat. Murid dan guru (sekolah) diminta memperhatikan jadwal tersebut.(*)
SNPMB - Sosialisasi tes masuk perguruan tinggi yang dilakukan Unhas di salah satu sekolah di Kabupaten Gowa. Foto: Humas Unhas








