UNHAS.TV - Peristiwa tragis baru-baru ini terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan, ketika seorang pemuda meninggal saat melakukan Angngaru dalam acara pernikahan. Tradisi Angngaru, yang awalnya merupakan sumpah kesetiaan prajurit kerajaan, kini dinilai telah bergeser makna. Hal tersebut dijelaskan Akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Dr Sumarlin Rengko SS MHum. Sebagai bentuk penghormatan, kata Sumarlin, Angngaru seharusnya hanya dilakukan dalam momen sakral, seperti penyambutan tamu agung, bukan sebagai ritual dalam acara pernikahan. (*) Simak Penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Budaya
Video: Budaya Angngaru, Ternyata Bukan untuk Acara Pernikahan

Baca Artikel Terkait :
Budaya
Video: Hujan Khatulistiwa Hadir Khusus di Festival Komunitas Seni Media 2024
by Arif Fuddin Usman
08 November, 2024
Budaya
Video: Budaya Lisan Sinrilik, Penghubung Generasi Dulu dan Kini
by Arif Fuddin Usman
13 November, 2024
Budaya
10 Tahun Festival Komukino, Hadir untuk Lestarikan Budaya Jateng
by Arif Fuddin Usman
30 Desember, 2024
Baca Artikel Lainnya :
Lingkungan
Infrastruktur Drainase di Makassar Tertinggal 20 Tahun
by Amir Pallawa Rukka
10 Desember, 2024
Lingkungan
Siklus Air Global Tidak Seimbang Pertama Kalinya, Jutaan Manusia Terancam Kelaparan
by Amir Pallawa Rukka
17 Oktober, 2024
Ekonomi
Cuaca Ekstrem Pengaruhi Penurunan Arus Penumpang di Pelabuhan Makassar
by Amir Pallawa Rukka
31 Desember, 2024