UNHAS.TV - Peristiwa tragis baru-baru ini terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan, ketika seorang pemuda meninggal saat melakukan Angngaru dalam acara pernikahan. Tradisi Angngaru, yang awalnya merupakan sumpah kesetiaan prajurit kerajaan, kini dinilai telah bergeser makna. Hal tersebut dijelaskan Akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Dr Sumarlin Rengko SS MHum. Sebagai bentuk penghormatan, kata Sumarlin, Angngaru seharusnya hanya dilakukan dalam momen sakral, seperti penyambutan tamu agung, bukan sebagai ritual dalam acara pernikahan. (*) Simak Penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Budaya
Video: Budaya Angngaru, Ternyata Bukan untuk Acara Pernikahan
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Mengapa Orang Buton Memuliakan Anak Yatim di Bulan Muharram?
by Yusran Darmawan
21 Juli, 2024
Baca Artikel Lainnya :
News
Wisudawan Unhas September 2025, Berkarier Dulu atau Langsung Lanjut Pendidikan?
by Arif Fuddin Usman
04 September, 2025
Pendidikan
Unhas Tawarkan Cokelat Terbaiknya, Telkomsel Sediakan Pemagangan Mahasiswa
by Amir Pallawa Rukka
08 September, 2024






-300x168.webp)

