UNHAS.TV - Peristiwa tragis baru-baru ini terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan, ketika seorang pemuda meninggal saat melakukan Angngaru dalam acara pernikahan. Tradisi Angngaru, yang awalnya merupakan sumpah kesetiaan prajurit kerajaan, kini dinilai telah bergeser makna. Hal tersebut dijelaskan Akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Dr Sumarlin Rengko SS MHum. Sebagai bentuk penghormatan, kata Sumarlin, Angngaru seharusnya hanya dilakukan dalam momen sakral, seperti penyambutan tamu agung, bukan sebagai ritual dalam acara pernikahan. (*) Simak Penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Budaya
Video: Budaya Angngaru, Ternyata Bukan untuk Acara Pernikahan
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Ini Daftar Lengkap Pemenang People’s Choice Awards 2024
by Amir Pallawa Rukka
19 Februari, 2024
Budaya
10 Tahun Festival Komukino, Hadir untuk Lestarikan Budaya Jateng
by Arif Fuddin Usman
30 Desember, 2024
Baca Artikel Lainnya :
News
Bea Cukai Makassar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp12 Miliar
by Arif Fuddin Usman
09 September, 2025



-300x169.webp)


-300x179.webp)

