UNHAS.TV - Peristiwa tragis baru-baru ini terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan, ketika seorang pemuda meninggal saat melakukan Angngaru dalam acara pernikahan. Tradisi Angngaru, yang awalnya merupakan sumpah kesetiaan prajurit kerajaan, kini dinilai telah bergeser makna. Hal tersebut dijelaskan Akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Dr Sumarlin Rengko SS MHum. Sebagai bentuk penghormatan, kata Sumarlin, Angngaru seharusnya hanya dilakukan dalam momen sakral, seperti penyambutan tamu agung, bukan sebagai ritual dalam acara pernikahan. (*) Simak Penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Budaya
Video: Budaya Angngaru, Ternyata Bukan untuk Acara Pernikahan
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Menteri Agama RI Apresiasi Buku "Spiritualitas Geologi" Karya Prof. Adi Maulana
by Yusran Darmawan
26 September, 2025
Budaya
Video: Bincang Budaya, Menteri Fadli Zon Soroti Perlindungan Warisan Budaya
by Arif Fuddin Usman
17 Januari, 2025
Baca Artikel Lainnya :
Pendidikan
Batasi Kuota Penerimaan Jalur Mandiri, Unhas Hanya Terima 19 Persen pada SNPMB 2026
by Arif Fuddin Usman
28 Januari, 2026






-300x147.webp)

