UNHAS.TV - Peristiwa tragis baru-baru ini terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan, ketika seorang pemuda meninggal saat melakukan Angngaru dalam acara pernikahan. Tradisi Angngaru, yang awalnya merupakan sumpah kesetiaan prajurit kerajaan, kini dinilai telah bergeser makna. Hal tersebut dijelaskan Akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Dr Sumarlin Rengko SS MHum. Sebagai bentuk penghormatan, kata Sumarlin, Angngaru seharusnya hanya dilakukan dalam momen sakral, seperti penyambutan tamu agung, bukan sebagai ritual dalam acara pernikahan. (*) Simak Penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Budaya
Video: Budaya Angngaru, Ternyata Bukan untuk Acara Pernikahan
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Diskusi Publik Haul Jenderal M Jusuf: Warisan Kepemimpinan untuk Generasi Muda
by Arif Fuddin Usman
08 September, 2025
Budaya
Tahun Baru Imlek, Mengapa Selalu ada Tebu, Ikan Bandeng, dan Jeruk?
by Amir Pallawa Rukka
28 Januari, 2025
Baca Artikel Lainnya :
Nasional
Presiden Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional, Ini Nama-nama Lengkapnya
by Amir Pallawa Rukka
28 Januari, 2026
Pendidikan
FKM Unhas Perkuat Jejak Internasional: Jejak Mahasiswa Doktoral dan Dosen FKM di Panggung Ilmiah Dunia
by Supratman
02 September, 2025






-300x192.webp)

