MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan dirinya sebagai kampus inklusif dengan menerima enam peserta disabilitas untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK sebagai salah satu syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Keenam peserta disabilitas itu adalah tiga peserta tuli, satu peserta tunawicara, dan dua peserta tunadaksa yang mengikuti ujian pada Selasa (21/4/2026).
Pada konferensi pers, Ketua Pusat UTBK Unhas sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM (K) mengatakan, kedudukan peserta disabilitas sama halnya dengan peserta nondisabilitas yakni tidak dibolehkan adanya pendamping dalam ruang ujian. Langkah ini untuk memastikan transparansi dan mengurangi potensi kecurangan.
Unhas telah memastikan fasilitas seperti komputer yang digunakan oleh peserta disabilitas telah dirancang berdasarkan kebutuhan mereka sehingga tidak menghambat mereka dalam mengerjakan soal.
Prof Muhammad Ruslin menyebutkan, Unhas telah menerima mahasiswa baru difabel sejak Pusat Disabilitas Unhas berdiri pada tahun 2023. Pada tahun 2024, Unhas menerima 10 mahasiswa baru difabel dan pada 2025 ada 16 mahasiswa difabel berkuliah di Unhas. Peningkatan ini menunjukkan status Unhas sebagai kampus yang ramah dan mendukung bagi semua pribadi.(*)
Zulkarnaen Jumar Taufik & Rahmatia Ardi (UNHAS TV)

-300x225.webp)






