Sport

Aston Villa Juara Liga Europa, Emery Raih Gelar Kelima Setelah Pesta Gol Istanbul

undefined

ISTANBUL, UNHAS.TV - Aston Villa menjuarai Liga Europa musim 2025-2026 setelah mengalahkan wakil Jerman, Freiburg dalam pertandingan final di Besiktas Park, Istanbul, Kamis (21/5/2026) dini hari.

Kemenangan itu memberi gelar kelima bagi pelatih Unai Emery di ajang yang sama, sekaligus mengakhiri penantian panjang Villa untuk kembali mengangkat trofi besar.

Villa tampil dominan dalam laga final tersebut. Tiga gol mereka lahir dari Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers.

Dua gol pertama menjadi sorotan utama karena dicetak lewat tembakan jarak jauh yang sulit dihentikan. Gol ketiga Rogers melengkapi malam bersejarah klub asal Birmingham itu.

Bagi Aston Villa, gelar ini punya arti besar. Mereka meraih trofi pertama dalam tiga dekade terakhir dan gelar Eropa pertama dalam 44 tahun.

Para pendukung Villa yang selama ini hanya mendengar kisah kejayaan klub dari generasi lama kini menyaksikan sendiri momen baru dalam sejarah klub.

Kemenangan ini juga memperpanjang reputasi Emery sebagai pelatih spesialis Liga Europa. Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya sudah empat kali memenangi kompetisi ini.



Statistik laga Freiburg vs Aston Villa. (TL The Sun)


Ia datang ke final dengan menolak sebutan “Raja Liga Europa”, tetapi hasil di Istanbul kembali menegaskan catatan istimewanya.

Final tersebut juga disaksikan Pangeran William, pendukung Aston Villa yang hadir langsung di stadion. Ia ikut merayakan kemenangan Villa bersama ribuan suporter yang memadati tribun.

Sekitar 10 ribu pendukung Villa tercatat mendapat alokasi tiket resmi, tetapi jumlah suporter yang datang ke Istanbul jauh lebih besar.

Pendukung Villa bahkan tampak lebih banyak dibandingkan pendukung Freiburg di dalam stadion. Kota Istanbul berubah menjadi lautan warna claret and blue. Sebagian suporter menyebut kota itu sebagai “Astonbul”, gabungan dari Aston Villa dan Istanbul.

Villa datang sebagai unggulan. Namun Emery meminta para pemainnya tetap menghormati Freiburg, klub Jerman yang tampil dalam final Eropa pertama mereka. Di lapangan, Villa menunjukkan sikap itu dengan permainan serius, sabar, dan efektif.

Tampil Menekan dan Agresif

>> Baca Selanjutnya