Kesehatan

Asupan Vitamin D yang Lebih Tinggi Selama Kehamilan, Bikin Anak Lebih Unggul

undefined

MAKASSAR, UNHAS.TV - Penelitian terbaru menunjukkan, asupan hitam D dengan kadar yang lebih tinggi dari biasanya kepada ibu hamil, berpotensi membuat bayi yang dilahirkan akan memiliki kemampuan kognitif yang lebih tinggi.

Hasil penelitian yang diterbitkan di JAMA Network Open pada Senin pekan ini, memperkaya saran sebelumnya. Saran tersebut yakni perempuan hamil disarankan mengonsumsi vitamin prenatal demi kesehatan mereka dan perkembangan bayi mereka. 

Dikutip dari CNN, dari penelitian itu disimpulkan bahwa anak-anak yang ibunya menerima suplemen vitamin D dosis lebih tinggi selama kehamilan menunjukkan kinerja yang lebih baik pada tes memori tertentu di usia 10 tahun.

Pakar kesehatan sekaligus dosen di Universitas George Washington Dr Leana Wen mengatakan, penelitian ini hasil dari uji klinis acak yang dilakukan di Denmark dengan sasaran hampir 500 anak yang berusia hingga 10 tahun. 

Uji klinis ini melibatkan ratusan perempuan yang secara acak ditugaskan selama kehamilan untuk menerima dosis vitamin D3 lebih tinggi atau suplemen dosis standar. Mereka tidak diberitahu sebelumnya bahwa sebagian dari mereka akan menerima dosis vitamin D3 lebih tinggi.

Kelompok dosis tinggi menerima 2.400 international unit (Iu) setiap hari sebagai tambahan dari jumlah prenatal standar, sementara kelompok pembanding menerima dosis standar yang direkomendasikan yaitu 400 international unit (Iu) setiap hari.

Pada usia 10 tahun, anak-anak yang ibunya berpartisipasi dalam uji coba vitamin D3 menjalani serangkaian tes neurokognitif. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dalam kelompok dosis lebih tinggi menunjukkan peningkatan yang sedikit lebih baik pada beberapa ukuran memori verbal, memori visual, dan fleksibilitas kognitif, yang mengacu pada kemampuan untuk mengalihkan perhatian atau beradaptasi dengan tugas yang berubah. Namun, tidak ada perbedaan signifikan dalam skor kecerdasan secara keseluruhan.

Peningkatan yang terlihat secara statistik signifikan tetapi sedikit. Penelitian ini menunjukkan mungkin ada efek halus dari paparan vitamin D prenatal pada aspek-aspek tertentu perkembangan otak, tetapi ini tidak berarti bahwa vitamin D dosis tinggi selama kehamilan secara dramatis meningkatkan kecerdasan atau kinerja akademik.(*)