Mahasiswa
Pendidikan

BALANCE 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Keterampilan Belajar, Etika, dan Kepemimpinan Diri

Mahasiswa Prodi Kedokteran Hewan Ridha Salfira, Iffah Rasyadah Karimah (Sastra Indonesia), Alfira Khairunnisa (Sastra Perancis), dan Muhammad Qadlizaka Haekal (Ilmu Komunikasi). (Unhas TV Kautsar Ardiansyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Masa awal perkuliahan menjadi fase penting bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan pola belajar, lingkungan akademik, serta berbagai tuntutan di perguruan tinggi.

Kemampuan mengelola diri, memahami etika, dan menentukan strategi belajar menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi kehidupan kampus.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari BALANCE 2026 pekan pertama yang diikuti mahasiswa dari berbagai program studi. Pada sesi ini, peserta memperoleh materi mengenai basic learning skill, norma dan etika, citra positif, serta kepemimpinan diri.

Mahasiswa Kedokteran Hewan, Ridha Salfira, mengatakan materi yang diterima membahas beberapa aspek dasar yang dibutuhkan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan.

“Kalau dari saya sendiri, tadi itu kita belajar, yang pertama itu basic learning skill, terus yang kedua ada norma dan etika, dan yang ketiga itu adalah bagaimana kita memimpin diri sendiri,” ujar Ridha.

Selain materi, metode penyampaian yang interaktif juga menjadi bagian yang dirasakan peserta. Mahasiswa Sastra Indonesia, Iffah Rasyadah Karimah, menilai suasana pembelajaran membuat mahasiswa lebih aktif terlibat dalam diskusi.

“Jujur seru banget, karena dosen yang mengajar juga sangat interaktif dan banyak diskusi-diskusinya. Jadi kita mahasiswa juga aktif menjawab, jadi tidak bosan,” kata Iffah.

Sementara itu, mahasiswa Sastra Perancis, Alfira Khairunnisa, menyoroti pembahasan mengenai penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam kegiatan akademik.

Menurutnya, salah satu materi yang paling menarik perhatian adalah mengenai ketergantungan mahasiswa terhadap AI dalam menyelesaikan tugas.



Mahasiswa baru 2026 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti kegiatan Basic Learning Skills, Character and Creativity (Balance) 2026, Kampus Unhas, Sabtu (29/8/2026). (Unhas TV Kautsar Ardiansyah)


“Yang saya tangkap sekali itu ketergantungan mahasiswa terhadap AI dalam pengumpulan tugas. Hampir semua tugasnya dia pakai AI sampai-sampai dia tidak bisa jawab kalau ada pertanyaan dari dosen,” jelas Alfira.

Materi kepemimpinan diri juga mendapat perhatian dari mahasiswa Ilmu Komunikasi, Muh. Qadlizaka Haekal. Ia mengatakan pembahasan tersebut relevan dengan pengalamannya dalam organisasi.

“Saya interest dengan kepemimpinan diri karena saya sendiri juga berpengalaman sebagai ketua organisasi,” ujar Qadlizaka.

Menurutnya, materi yang diberikan membantu memberikan gambaran mengenai bagaimana mahasiswa dapat mengelola kehidupan akademik dan organisasi secara lebih terarah.

“Dari materi-materi tersebut, itu jelas sekali memberikan saya pencerahan bagaimana saya bisa menghadapi dunia kuliah dan juga dunia organisasi, bagaimana mempelajari time management ataupun segalanya,” katanya.

Pelaksanaan BALANCE 2026 pekan pertama menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk memahami berbagai keterampilan dasar yang dibutuhkan selama menjalani perkuliahan.

Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar, tetapi juga menyentuh aspek etika, penggunaan teknologi, pengelolaan diri, dan kepemimpinan sebagai bagian dari kesiapan mahasiswa menghadapi kehidupan kampus.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)