News
Sulsel

Dukung Transisi Energi, Unhas dan PLN UID Sulselrabar Teken PKS Penyediaan Infrastruktur SPKLU

Unhas dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar meneken perjanjian kerja sama (PKS) dalam penyediaan infrastruktur SPKLU di gedung Rektorat Unhas, Makassar, Rabu (31/12/2025). (unhas tv/ahmad giffary)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT PLN (Persero) UID Sulselrabar terkait penyediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). 

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor IV, Gedung Rektorat Lantai 6 Unhas, pada Rabu (31/12/2025).

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Unhas dan PLN, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di lingkungan kampus.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas, Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil, menjelaskan bahwa PKS yang ditandatangani hari ini berfokus pada operasional SPKLU sebagai fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.

“Alhamdulillah hari ini Unhas dengan PLN, khususnya wilayah Sulawesi bagian selatan, menandatangani PKS sebagai implementasi dari MoU. Salah satunya adalah kerja sama untuk operasional SPKLU atau charging mobil listrik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan SPKLU akan dimulai di lingkungan Fakultas Teknik Unhas, kemudian dilanjutkan di beberapa titik lainnya di Kampus Unhas Tamalanrea, sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan kampus.

Menurut Prof Adi, kerja sama ini sejalan dengan visi Unhas 2030 untuk menjadi Green Campus, sekaligus mendukung peningkatan ekosistem kendaraan listrik di lingkungan perguruan tinggi. 

“Pelan-pelan kendaraan operasional yang ada di Unhas juga akan kita ganti dengan kendaraan listrik,” katanya.

Selain itu, Unhas dan PLN turut berdiskusi mengenai peran kampus sebagai percontohan transisi energi nasional. Prof Adi menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk menginisiasi perubahan menuju energi bersih. 

“Unhas diharapkan bisa menjadi kampus percontohan dalam transisi energi sebagai bagian dari program nasional menuju net zero emission,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Makassar Selatan, Jimi Indra Baskara, menyampaikan bahwa pemilihan Unhas sebagai mitra didasarkan pada kesamaan visi terkait pemanfaatan energi hijau.

“Unhas memiliki visi green campus 2030 yang sejalan dengan visi PLN menuju zero emission pada 2040,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kapasitas SPKLU yang saat ini tersedia di Unhas sebesar 22 kilowatt (kW). Ke depan, PLN berencana melakukan pengembangan, baik dari sisi kapasitas maupun penambahan unit, seiring pembangunan shelter dan meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

“Dengan adanya SPKLU di Unhas, kami berharap masyarakat semakin mengenal penggunaan electric vehicle atau EV, sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengurangi subsidi BBM dan menekan emisi gas rumah kaca,” tambah Jimi.

Melalui kerja sama ini, Unhas dan PLN berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung transisi energi bersih, pengurangan emisi karbon, serta mendorong terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan di Indonesia, dimulai dari lingkungan kampus.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir General Manajer PLN UID Sulselrabar, Edyansyah dan Senior Manager Niaga & Manajemen Pelanggan PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniasis Ramadani.

(Achmad Ghiffary M / Yuzril Reynaldy Tandi / Unhas TV)