Mahasiswa
Makassar

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Dampingi Penyaluran Bantuan ATENSI di Panaikang

BANTUAN ATENSI - Tim KKN Tematik Kampung Sejahtera Kemensos-Unhas mendampingi penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI bagi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di Kelurahan Panaikang, Makassar, Senin (20/7/2026). (Dok KKN Tematik Unhas)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik Kampung Sejahtera Kementerian Sosial Unhas mendampingi penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI bagi warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di Kelurahan Panaikang, Makassar, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah Kelurahan Panaikang, pendamping sosial, mahasiswa KKN Unhas, serta warga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Mahasiswa membantu mengarahkan peserta, mendampingi proses administrasi, dan memastikan bantuan diterima sesuai dengan data yang telah diverifikasi.

Bantuan disalurkan dengan menyesuaikan kondisi penerima. Lansia yang masih menjalankan usaha memperoleh dukungan untuk menambah modal, sedangkan lansia yang tidak lagi memiliki kegiatan usaha menerima bantuan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyandang disabilitas juga memperoleh bantuan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sebelumnya.

Penyaluran berlangsung secara langsung di Kelurahan Panaikang, yang menjadi salah satu lokasi pengabdian Tim KKN Tematik Kampung Sejahtera Kemensos Unhas. Proses distribusi berjalan tertib hingga seluruh penerima menyelesaikan tahapan administrasi dan menerima bantuan.

Program ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial Kementerian Sosial yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung keberlanjutan usaha kecil yang masih dijalankan oleh penerima manfaat.

Mahasiswa Jurusan Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unhas, Dapnur Janna, mengatakan keterlibatan dalam kegiatan itu memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami pelaksanaan program sosial pemerintah di masyarakat.

“Kami senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Selain membantu proses penyaluran bantuan, kami juga melihat langsung bagaimana program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dapnur.

Menurut dia, interaksi dengan warga membuat mahasiswa dapat memahami persoalan yang dihadapi lansia dan penyandang disabilitas. Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok ataupun memperkuat usaha penerima yang masih produktif.

Tim KKN Tematik Kampung Sejahtera berharap keterlibatan mahasiswa tidak berhenti pada pendampingan penyaluran bantuan. Kehadiran mereka juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan pendamping sosial.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program perlindungan sosial dapat menjangkau warga yang tepat. Pendampingan dan pembaruan data penerima juga diperlukan untuk memastikan bantuan berikutnya disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. (*)