Mahasiswa
Sosial
Sulsel

Dorong Deteksi Dini Penyakit Tak Menular, KKN Unhas dan Puskesmas Baranti Cek Kesehatan Warga

PEMERIKSAAN KESEHATAN - Mahasiswa KKN PK Unhas bersama UPT Puskesmas Baranti memeriksa kesehatan gratis 25 warga di Kelurahan Baranti, Senin (27/7/2026). Hal itu dilakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini. (Dok KKN PK Unhas)

SIDRAP, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Gelombang 69 Unhas berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Baranti menggelar kegiatan lanjutan Cek Kesehatan Gratis di Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (27/7/2026).

Sebanyak 25 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar dan skrining faktor risiko penyakit. Jumlah tersebut sesuai dengan target peserta yang ditetapkan oleh tim pelaksana.

Kegiatan dimulai dengan senam lansia yang diikuti masyarakat. Aktivitas fisik ini ditujukan untuk menjaga kebugaran, meningkatkan fungsi tubuh, serta mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi warga berusia lanjut.

Setelah senam, tim KKN dan tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai penyakit tidak menular. Materi yang disampaikan mencakup hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke.

"Warga juga mendapat penjelasan mengenai sejumlah faktor risiko, seperti kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, stres, serta minimnya pemeriksaan kesehatan rutin," kata Kepala Puskesmas Baranti Muhammad Tang.

Tim pelaksana mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik teratur, pengendalian stres, serta penghentian kebiasaan merokok.

Muhammad Tang mengatakan, pemeriksaan kesehatan berkala juga dinilai penting untuk menemukan faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

Konsultasi Hasil Pemeriksaan

Usai sesi edukasi, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan. Tenaga kesehatan UPT Puskesmas Baranti memberikan konsultasi singkat berdasarkan hasil pemeriksaan setiap peserta.

Warga yang memiliki faktor risiko tertentu mendapat arahan untuk melakukan pemantauan atau pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Koordinator kegiatan Mile Saputra menilai partisipasi warga menunjukkan tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

"Deteksi dini diharapkan membantu masyarakat memperoleh penanganan lebih cepat dan mencegah terjadinya komplikasi," ujar Mile Saputra.

Program tersebut melibatkan mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin, pengelola Program Cek Kesehatan Gratis UPT Puskesmas Baranti, serta Pemerintah Kelurahan Baranti.

Kolaborasi itu diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan promotif dan preventif.

Selain memberikan pemeriksaan tanpa biaya, kegiatan ini menjadi sarana penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat.

Edukasi dinilai penting karena penyakit tidak menular kerap berkembang tanpa gejala yang disadari sejak awal.

Mahasiswa KKN PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin dan UPT Puskesmas Baranti menyatakan akan terus mendukung pelaksanaan program kesehatan berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk masyarakat Baranti yang lebih sadar terhadap risiko penyakit, mandiri dalam menjaga kesehatan, serta produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.