Sport
Terkini

Beri 20 Gelar Bergengsi, Pep Guardiola Mundur dari City di Akhir Musim, Ini Alasannya?



ADAPTASI - Pep Guardiola telah menghabiskan 10 tahun yang penuh trofi di Manchester, tetapi keluarganya kesulitan untuk beradaptasi di Manchester. (The Sun)


Januari 2026 lalu, setelah rentetan lima kekalahan beruntun di liga, Guardiola mengumumkan perpisahan dengan istrinya, Cristina Serra.

Keputusan Pep menandatangani kontrak baru senilai £40 juta dua bulan sebelumnya sempat dianggap memperburuk situasi pernikahannya.

Dokumen properti Spanyol yang diperoleh The Sun mengungkap Guardiola menjadi pemilik tunggal rumah senilai £8,5 juta di Pedralbes, Barcelona, sejak Oktober 2025, menyusul pembubaran perusahaan yang digunakan untuk membeli properti tersebut.

Sumber dekat pasangan itu menuturkan, “Pep dan Cristina sudah lama hidup terpisah. Dia tidak bisa menetap di Manchester dan kembali ke Spanyol, meski awalnya mencoba tetap mempertahankan rumah tangga.”

Pasangan ini pertama kali bertemu ketika Guardiola, berusia 18 tahun, sedang bermain untuk Barcelona B, dan Cristina, seorang aktris televisi, menjadi model untuk toko keluarga yang memasarkan karya desainer Antonio Miro.

Cristina kemudian meninggalkan dunia akting untuk fokus pada bisnis pakaian yang kini diperkirakan bernilai lebih dari £30 juta.

Kehidupan pribadi Guardiola, termasuk proses perceraian yang berlangsung secara publik, dianggap memberi tekanan emosional pada manajer legendaris tersebut.

Sumber mencatat, “Scratches pada wajahnya setelah kekalahan di Liga Champions mencerminkan beban stres yang dialaminya.” Meski demikian, hubungan mereka tetap baik dan proses perceraian sedang diselesaikan.

Dalam kurun waktu satu dekade di City, Guardiola telah meninggalkan jejak tak terhapuskan. Ia mengubah filosofi permainan, memenangkan gelar bergengsi, dan membentuk tim yang konsisten bersaing di level tertinggi Eropa.

Perginya menandai akhir era yang mendefinisikan Manchester City modern, sekaligus membuka lembaran baru bagi klub dan sang manajer untuk mengejar tantangan berikutnya di luar Inggris. (*)