Internasional

Bom Meledak Saat Umat Shalat Jumat, 21 Terbunuh Termasuk 15 Polisi

BOM - Bom meledak di atu masjid di wilayah Pakistan. Foto: X

UNHAS.TV - Mobil yang bermuatan bom, meledak di gerbang masjid di Kota Kohat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, barat laut Pakistan. Bom bunuh diri itu terjadi ketika umat Islam sedang melaksanakan shalat Jumat.

Sebanyak 21 orang terbunuh seketika, termasuk 15 polisi dan empat orang anak. Adapun lebih dari 100 orang mengalami luka parah dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Serangan bom itu diikuti dengan tembakan ke arah kantor polisi yang berdekatan dengan masjid. Pihak Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa menduga serangan itu datang dari kelompok Tehrik e-Taliban Pakistan (TTP) yang yang lebih dikenal sebagai Taliban Pakistan.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengucapkan duka mendalam atas para korban dan semoga yang terluka segera sembuh. Ia juga menyatakan pemerintahnya akan bertindak tegas atas serangan itu. Gubernur Khyber Pakhtunkhwa, Faisal Karim Kundi, juga menyatakan akan berusaha melenyapkan kelompok yang telah menimbulkan kegaduhan di wilayahnya.

Sesuai serangan itu, polisi menemukan sedikitnya enam orang penyerang ikut terbunuh akibat ledakan dan adu tembakan antara penyerang dan polisi. Pihak kepolisian menegaskan akan memburu kelompok Fitnah Al Khawarij, nama yang disematkan kepada kelompok Taliban Pakistan. Kelompok tersebut pada 2007 pernah mendesak agar penerapan hukum Islam diterapkan negara itu atas dukungan dari Al Qaeda dan Taliban Afghanistan. Kelompok tersebut dicurigai juga terlibat atas bom bunuh diri ke satu masjid milik kelompok Syia di Islamabad yang menewaskan 30 orang. 

Pihak Taliban Afghanistan membantah terlibat dalam serangan itu. Menurut mereka, apa yang terjadi di Pakistan adalah persoalan dalam negeri Pakistan dan tak layak menyalahkan pihak lain. Taliban Afghanistan juga menolak tuduhan bahwa mereka pernah melatih kelompok Taliban Pakistan untuk melakukan serangan di Pakistan.(*)