MAKASSAR, UNHAS.TV - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi daerahnya menghadapi ancaman El Nino dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-26 di Phinisi Ballroom Lantai 2 Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026).
Di hadapan para pejabat dan pelaku usaha, ia menjelaskan langkah antisipasi yang ditempuh pemerintah kabupaten untuk menjaga produktivitas pertanian tetap stabil di tengah ancaman kekeringan.
PSBM tahun ini dihadiri menteri, wakil menteri, gubernur, anggota DPR RI, serta ribuan saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Di forum itu, para kepala daerah bergantian memaparkan potensi wilayah dan strategi pembangunan masing-masing. Syaharuddin memilih menyoroti sektor pertanian, tulang punggung ekonomi Sidrap, yang menurut dia harus dijaga dengan pendekatan yang cepat dan terukur.
Ia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan adalah mempercepat musim tanam. Pemerintah daerah juga mendorong penggunaan varietas benih padi berumur pendek.
Jika sebelumnya petani biasa menggunakan benih dengan masa panen sekitar 110 hari, kini Sidrap menyiapkan varietas yang dapat dipanen dalam 75 hari.
Skema ini dipandang lebih adaptif terhadap risiko kekeringan karena masa tanam lebih singkat dan lebih mudah disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Langkah berikutnya adalah menjalankan program listrik masuk sawah. Melalui program ini, sistem pengairan tidak lagi bertumpu pada pompanisasi berbahan bakar gas, tetapi menggunakan teknologi pompa air submersible berbasis listrik.
Perubahan itu dilakukan untuk menekan biaya, meningkatkan efisiensi, dan menjaga suplai air ke lahan pertanian ketika curah hujan menurun.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengaktifkan kembali fungsi lumbung dan parit. Dua infrastruktur ini diposisikan sebagai penyangga penting dalam menjaga cadangan air dan mendukung kelancaran sistem irigasi.
Bagi Sidrap, pengelolaan air menjadi titik krusial dalam menghadapi El Nino. Tanpa itu, percepatan musim tanam dan penggunaan benih unggul akan sulit memberi hasil maksimal.
Syaharuddin mengatakan lima langkah menjadi pegangan utama daerahnya. Empat di antaranya bersifat teknis: percepatan musim tanam, penggunaan benih berumur pendek, listrik masuk sawah, serta pengaktifan lumbung dan parit. Satu sisanya, kata dia, adalah doa.
“Kami sudah melakukan antisipasi,” kata Syaharuddin. Ia menyebut produktivitas pertanian Sidrap meningkat dari sekitar 5 sampai 6 ton per hektar menjadi 10 hingga 12 ton per hektar.
Menurut dia, kenaikan itu ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap menjadi salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan.
Ia menambahkan, benih yang digunakan berasal dari varietas lokal Sulawesi Selatan. Hasilnya, kata dia, tidak kalah, bahkan dinilai lebih tinggi produksinya. Sidrap, ujar Syaharuddin, tidak hanya berupaya bertahan dari ancaman iklim, tetapi juga memanfaatkan situasi untuk memperkuat produksi.
Dalam forum itu, ia juga melihat peluang pasar yang terbuka dari kebutuhan pangan di daerah lain. Permintaan beras, telur, dan kopi dari Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, hingga Maluku Utara dinilai menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan distribusi komoditas unggulan Sidrap.
PSBM, bagi dia, bukan sekadar forum silaturahmi, melainkan ruang membaca kebutuhan daerah lain dan menjahit peluang dagang antardaerah.
Karena itu, Syaharuddin berharap pertemuan ini dapat mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor dalam satu kepentingan bersama yakni menjaga produksi pangan sekaligus memperluas pasar.
Di tengah ancaman El Nino, Sidrap mencoba menunjukkan bahwa adaptasi iklim tidak harus berhenti pada bertahan hidup. Dari sawah, daerah ini justru ingin tumbuh lebih jauh.
(Venny Septiani Semuel / Achmad Ghiffary M / Unhas TV)
HADAPI EL NINO - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif saat hadir dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-26 di Phinisi Ballroom Lantai 2 Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026). Ia mengungkapkan strategi daerahnya menghadapi ancaman El Nino di tahun 2026. (Unhas TV/Venny Septiani)



-300x178.webp)




