Internasional

Cole Allen Kirim Manifesto Anti-Trump Sebelum Terobos Jamuan Pers Gedung Putih



Tamu bersembunyi dan tiarap di balik kursi ketika suara tembakan terdengar . (The Sun/Reuters)


Menurut keterangan yang beredar di kalangan penyidik, Allen diduga telah berada di hotel sejak sehari sebelum acara. Ia disebut melakukan perjalanan dari California menuju Washington, D.C. melalui jalur kereta.

Penyidik juga memeriksa kamar hotel yang ditempati tersangka dan menemukan sejumlah tulisan yang diduga berkaitan dengan rencana serangan.

Keluarga Allen disebut sempat memberi tahu aparat mengenai tulisan dan pernyataan yang dianggap mengkhawatirkan.

Salah satu anggota keluarga, menurut laporan media Amerika, mengatakan Allen beberapa kali menyampaikan pernyataan radikal dan berbicara tentang keinginan “melakukan sesuatu” untuk memperbaiki persoalan sosial. Ia juga disebut kerap pergi ke tempat latihan menembak.

Dokumen yang diduga ditulis Allen juga memuat daftar target secara umum. Pejabat penegak hukum menyebut sasaran yang disebut dalam tulisan itu berkaitan dengan pejabat pemerintahan, bukan wartawan.

Namun penyidik belum mengumumkan secara lengkap siapa saja yang masuk daftar sasaran. ABC News melaporkan informasi mengenai target tidak bersifat spesifik dalam penjelasan awal aparat.

Allen kini ditahan dan menghadapi sejumlah dakwaan awal. Di antaranya penggunaan senjata api dalam tindak kekerasan dan penyerangan terhadap petugas federal.

Jaksa menyatakan dakwaan tambahan masih mungkin diajukan setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan barang bukti dan keterangan saksi. Tersangka belum dilaporkan bekerja sama dengan aparat.

Pengajar Paruh Waktu Bimbel

Profil Allen juga menjadi sorotan. Ia dikenal sebagai pengajar paruh waktu di sebuah lembaga bimbingan belajar (Bimbel) di California.

Beberapa laporan menyebut ia pernah mendapat penghargaan “Teacher of the Month”. Ia juga disebut lulus dari California Institute of Technology pada 2017 dengan gelar teknik mesin, lalu memperoleh gelar magister ilmu komputer dari California State University-Dominguez Hills.

Di media sosial, Allen menggambarkan dirinya sebagai insinyur mekanik, ilmuwan komputer, pengembang gim independen, dan guru.

Gambaran itu bertolak belakang dengan tuduhan yang kini ia hadapi. Penyidik masih menelusuri perubahan perilaku, aktivitas daring, serta kemungkinan keterkaitan dengan kelompok politik atau gerakan tertentu.

Insiden ini kembali memunculkan perdebatan tentang keamanan pejabat negara di ruang publik. Washington Hilton selama puluhan tahun menjadi lokasi White House Correspondents’ Dinner.

Hotel itu juga memiliki sejarah panjang dalam catatan keamanan presiden karena menjadi lokasi penembakan terhadap Presiden Ronald Reagan pada 1981.

Kejadian tersebut juga memperkuat perhatian publik terhadap kekerasan politik di Amerika Serikat. Reuters melaporkan seorang pejabat Amerika menyebut Trump kemungkinan menjadi target serangan. Namun aparat masih berhati-hati dalam merumuskan motif akhir karena penyelidikan masih berjalan.

White House Correspondents’ Association menyatakan insiden itu sebagai momen mengerikan bagi peserta acara. Pemerintah federal kemudian menegaskan bahwa pejabat tinggi telah diamankan dan ancaman di lokasi berhasil dinetralkan.

Pemeriksaan keamanan, koordinasi intelijen, dan kesiapan acara publik berskala besar kini menjadi bagian utama evaluasi setelah serangan tersebut.

Allen dijadwalkan menjalani proses hukum awal pada Senin, 27 April 2026. Hingga kini, aparat belum merilis seluruh isi dokumen yang diduga ia kirim kepada keluarga.

Penyelidik menyatakan fokus utama mereka adalah memastikan motif, jaringan komunikasi, riwayat kepemilikan senjata, dan potensi ancaman lanjutan setelah percobaan serangan di salah satu acara paling penting dalam kalender politik Washington itu. (*)