UNHAS.TV - Polemik pagar laut di Kabupaten Tangerang masih ramai menjadi sorotan publik. Pagar yang melintas sepanjang 30.16 km ini Jika dilihat dari citra satelit, nampak seperti mengepung pesisir Tangerang, dari Tanjung Pasir hingga Pantai Anom. Di tengah huru-hara siapa dalang di balik pagar misterius ini, sekelompok nelayan yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Pantura (JRP) justru mengklaim bahwa pagar laut ini dibangun untuk mencegah abrasi. Sementara di lain pihak, pagar laut tersebut justru dianggap menyulitkan nelayan ketika hendak melaut dan mempengaruhi ekosistem sekitarnya. Terlepas dari proses hukum yang tengah bergulir, bagaimanakah pagar laut dari kacamata pakar Teknik Kelautan Unhas? Apakah struktur bangunan laut seperti ini memang diperuntukkan sebagai pelindung pantai? Serta aspek apa yang mesti diperhatikan dalam membangun struktur-struktur pelindung pantai seperti ini? Nah pemirsa kita bakalan membahas lebih dalam, terkait fenomena pagar laut dan upaya pencegahan abrasi, bersama dengan Ketua Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Dr Ir Chairul Paotonan ST MT. Simak tayangan lengkapnya dalam Unhas Speak Up berikut ini:
Unhas Speak Up
Dampak Ekologis Pagar Laut di Tangerang, Begini Pandangan Pakar Teknik Kelautan?
Baca Artikel Terkait :
Unhas Speak Up
Dosen Unhas Ungkap Bahaya dan Penanganan Kontaminasi Sesium-137 di Kawasan Industri Cikande
by Arif Fuddin Usman
02 Desember, 2025
Unhas Speak Up
Menjahit Kota yang Tumbuh: Upaya Kota Makassar Menuju Permukiman Berkelanjutan
by Arif Fuddin Usman
25 Oktober, 2025
Unhas Speak Up
Satu Swipe, Seribu Dampak: Ancaman Gawai Terhadap Kesehatan Mental Anak di Hari Anak Sedunia
by Arif Fuddin Usman
18 Juli, 2025
Unhas Speak Up
Teknik Unhas Kembangkan Rompi Antipeluru dengan Material Lebih Ringan dan Tahan Peluru 9 mm
by Arif Fuddin Usman
12 September, 2024
Baca Artikel Lainnya :
Unhas Daily
Video: Ada Risiko di Balik Lezatnya Ayam Goreng! Awas Cuci Darah
by Arif Fuddin Usman
08 September, 2024
Unhas Speak Up
Rp200 Triliun untuk Himbara, Strategi Menkeu Baru Jadi Sorotan Akademisi Unhas
by Arif Fuddin Usman
23 September, 2025
Program
Jangan Tunggu Siap: Alin, Antropologi, dan Selempang Putri Indonesia di Usia 18
by Arif Fuddin Usman
05 Januari, 2026








