Sport

Dembele Cetak Hattrick, Prancis Juara Grup I Usai Hajar Norwegia 4-1 di Boston



BUANG PENALTI - Jorgen Strand Larsen melewatkan kesempatan untuk mengubah skor menjadi 3-2 melalui titik penalti setelah digagalkan Kiper Maignan, Minggu (27/6/2026) pagi. (Screenshot The Sun)


Jorgen Strand Larsen dua kali membuang kesempatan emas. Ia lebih dulu menembak melambung dari posisi terbuka.

Pada awal babak kedua, ia juga gagal mengeksekusi penalti setelah Theo Hernandez melanggar Oscar Bobb. Bobb sendiri kemudian mendapat peluang satu lawan satu melawan Maignan, tetapi tidak mampu mencetak gol.

Prancis tetap lebih berbahaya. Mbappé nyaris menambah gol ketika kiper Egil Selvik keluar cepat untuk memotong bola terobosan. Ia juga melepaskan tembakan dari jarak sekitar 20 yard yang hanya melenceng tipis.

Selvik menjadi salah satu alasan Norwegia tidak kebobolan lebih banyak. Ia beberapa kali menggagalkan peluang Prancis yang datang dari berbagai sisi. Tanpa penyelamatan kiper itu, Norwegia bisa tertinggal jauh sebelum turun minum.

Kedalaman skuad Prancis terlihat jelas ketika Bradley Barcola dan Rayan Cherki masuk menggantikan Dembélé dan Olise.

Tekanan Prancis tidak berhenti. Pada masa tambahan waktu, Doue menutup kemenangan lewat sundulan setelah menerima umpan silang Barcola.

Suporter Norwegia tetap mencoba memberi dukungan pada babak kedua. Sebagian penonton di stadion juga meneriakkan nama Haaland, tetapi penyerang Manchester City itu tetap menjadi penonton dari bangku cadangan.

Kemenangan ini menegaskan status Prancis sebagai salah satu tim paling kuat di turnamen. Bagi Norwegia, keputusan menyimpan pemain utama mungkin bagian dari hitung-hitungan fase gugur. Namun di Boston, pilihan itu harus dibayar mahal. (*)