MAKASSAR, UNHAS.TV - Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin (PSM Unhas) menggelar konser pra-kompetisi bertajuk Digdaya 3 di Baruga AP Pettarani Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Konser ini menjadi bagian dari persiapan PSM Unhas menuju 14th World Choir Games 2026 yang bakal dilangsungkan di Helsingborg, Swedia. Ajang paduan suara internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6-16 Agustus 2026.
PSM Unhas akan mengirim 20 orang sebagai delegasi resmi untuk mewakili kampus dalam kategori Folklore A Cappella. Mereka akan membawakan tiga repertoar utama, yakni Inninawa Sabbara’e, Marencong-rencong, dan Tenggang Lopi.
Tiga lagu itu dipilih untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan di panggung dunia. Melalui aransemen vokal tanpa iringan alat musik, PSM Unhas berupaya menampilkan identitas lokal dalam format kompetisi internasional.
Konser Digdaya 3 menjadi ajang pemantapan terakhir sebelum tim berangkat ke Swedia. Dalam konser itu, PSM Unhas menampilkan sejumlah repertoar kompetisi serta lagu-lagu populer yang dikemas dalam berbagai bentuk pertunjukan.
Ketua tim keberangkatan sekaligus Pembina PSM Unhas, Dr Eka Sastra SE MSi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan tim.
Menurut Eka, keberangkatan ke Swedia bukan hanya kerja internal PSM Unhas, tetapi juga hasil kolaborasi berbagai unsur kampus dan mitra pendukung.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM(K).
Ia mengatakan kampus akan terus memberi ruang bagi mahasiswa yang membawa nama Universitas Hasanuddin di tingkat internasional.
Menurut Prof Ruslin, prestasi PSM Unhas menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berkembang dalam bidang akademik. Kegiatan seni dan budaya, kata dia, juga menjadi bagian penting dari reputasi universitas di kancah global.
PSM Unhas memiliki catatan prestasi internasional dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, kelompok ini meraih juara tiga kategori Folklore dalam Vietnam International Choir Competition.
Sebelumnya, pada World Choir Games 2024 di Selandia Baru dan 2023 di Korea Selatan, PSM Unhas meraih gelar Champion of the World Choir Games di sejumlah kategori Folklore.
Bohemian Rhapsody dari Tony Wenas
Dalam konser Digdaya 3, PSM Unhas menghadirkan beberapa penampilan khusus. Dibuka dengan Sulawesi Pa'rasanganta. Kemudian tampil kolaborasi antara Tony Wenas --anggota Majelis Wali Amanah Unhas-- bersama Safira dari PSM Unhas dalam lagu The Prayer.
Ada pula penampilan Piano Man bersama Orchestra Universitas Negeri Makassar (UNM) serta kolaborasi dalam lagu Bohemian Rhapsody.
Konser tersebut juga diisi dengan repertoar lain, seperti I Believe in You yang dipadukan dengan fashion show, Bahasa Kalbu, Mirai E, Anak Sekolah, Tabola Bale, Darah Muda, The Lion Sleeps Tonight, dan Mapadendang.
Puncak konser ditandai dengan penampilan tiga lagu folklore yang akan dibawakan di World Choir Games Swedia, yakni Inninawa Sabbara’e, Marencong-rencong, dan Tenggang Lopi. Penampilan itu menjadi simulasi sekaligus ukuran kesiapan tim sebelum mengikuti kompetisi.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan penampilan seluruh anggota PSM Universitas Hasanuddin membawakan lagu Kebyar-Kebyar.
Lagu itu menjadi simbol semangat tim untuk membawa nama Indonesia dan Universitas Hasanuddin di panggung internasional.
(Venny Septiani Semuel / Moh Resha Maharam / Unhas TV)
KONSER DIGDAYA - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unhas menggelar Konser Digdaya 3 menuju World Choir Games 2026 Swedia yang berlangsung di Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas, Makassar, Sabtu (13/6/2026). (Unhas TV / Moh Resha Maharam)





-300x169.webp)


