BULUKUMBA, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menampilkan 50 inovasi hasil program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Bulukumba.
Pameran yang digelar dalam rangka memperingati tujuh dekade Unhas berdampak dan mendunia itu menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil riset, teknologi, serta kepakaran akademisi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan daerah.
Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas digelar di Gedung Ammatoa, Kabupaten Bulukumba, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam upaya mengembangkan potensi lokal melalui inovasi berbasis riset.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, bersama Bupati Bulukumba, H Andi Muchtar Ali Yusuf, hadir meresmikan pameran yang menampilkan berbagai produk awal hasil kolaborasi antara Unhas dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Menurut Prof Jamaluddin, program pengabdian masyarakat tidak boleh berhenti hanya pada tahap penelitian maupun pameran.
Produk inovasi yang telah dihasilkan perlu dikembangkan agar memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
“Sebanyak 50 program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Unhas bersama Pemda hari ini kita resmikan. Dari diskusi dengan para inventor dan inovator, sesungguhnya banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Prof Jamaluddin.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa saat memberikan sambutan pada Expo Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU) di Gedung Ammatoa, Bulukumba, Senin (31/8/2026). Sebanyak 50 inovasi riset dipamerkan untuk mendorong ekonomi daerah. (Dok Humas Unhas)
Ia mengatakan sejumlah produk yang dipamerkan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi industri baru.
Penguatan hilirisasi inovasi menjadi langkah penting agar hasil riset perguruan tinggi dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapannya tidak berhenti di sini, tetapi ada beberapa yang potensial untuk menjadi suatu industri baru yang bisa berkontribusi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membantu Indonesia dalam mengejar pertumbuhan ekonomi melalui inovasi,” katanya.
Pameran tersebut menghadirkan berbagai hasil pengabdian yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan Bulukumba.
Mulai dari sektor pertanian, kelautan, perikanan, hingga bidang lain yang berkaitan dengan pengembangan potensi daerah.
Bupati Bulukumba, H Andi Muchtar Ali Yusuf, mengapresiasi langkah Unhas yang menghadirkan para ahli dari berbagai bidang untuk membantu mengelola potensi daerah.
Menurut dia, kehadiran akademisi Unhas memberikan dukungan penting bagi pemerintah daerah dalam merancang pembangunan berbasis pengetahuan.
“Saya menjadi sangat bersyukur Bulukumba menjadi tempat yang ada riset dan yang lain, semua dari Unhas. Pak Rektor turunkan semua dari dekan dan dosen, ahli-ahli semua dalam berbagai sektor,” ujar Andi Muchtar.
Potensi Pertanian dan Laut Jadi Fokus Pengembangan
>> Baca Selanjutnya
PPMU - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa bersama Bupati Bulukumba meresmikan Expo Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU) di Gedung Ammatoa, Bulukumba, Senin (31/8/2026). Sebanyak 50 inovasi riset dipamerkan untuk mendorong ekonomi daerah. (Dok Humas Unhas)
-300x166.webp)




-300x200.webp)


